Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Aktivis Jatim Soroti Tingginya Tingkat Korupsi Di Jawa Timur: Sangat Miris!

by Visioner Indonesia
September 4, 2021
in Daerah
Reading Time: 2min read
0
SHARES
58
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Salah Satu Aktivis Jawa Timur (Jatim) yang aktif di Jakarta Moh. Hafidz Kudsi menyoroti tingginya tingkat korupsi yang menjerat beberapa Kepala Daerah di Provinsi Jawa Timur.

Ia menyinggung soal Jawa Timur yang masuk dalam daftar Provinsi dengan peringkat kedua terkorup se-Indonesia yang ditangani oleh KPK.

Sesuai catatan KPK yang tayang di kanal YouTube KPK, sepanjang tahun 2002-2019, terdapat total 1.152 kasus yang berhasil diungkap dan pelakukanya telah diamankan. Dari jumlah total tersebut ternyata Jatim juara kedua dengan 85 kasus.

“Sangat miris. Jawa Timur peringkat kedua Provinsi terkorup, itu pun 2019 padahal kita tahu beberapa hari yang lalu ada OTT KPK terhadap Bupati Probolinggo. Artinya, sampai saat ini masih banyak pejabat atau kepala daerah yang mengkhianati rakyatnya sendiri setelah dipilih,” kata Hafidz dalam keterangannya yang diterima media, Sabtu (04/9/2021).

Menurut Hafidz, sebagai pejabat yang tidak bisa menghindari dari praktek korupsi bukan karena tidak sadar apa yang dilakukan menyalahi aturan dan merugikan terhadap rakyatnya sendiri, namun karena sudah terjebak dengan kekuasaan yang bisa berbuat apa saja dan tergiur dengan uang yang mudah didapatkan sekalipun dengan jalan yang salah.

“Mereka bukan tidak sadar kalau korupsi itu akan menyengsarakan rakyat sebagai korban. Mereka tidak peduli karena sudah merasakan nikmatnya kekuasaan yang bisa digunakan untuk mengumpulkan uang dari hasil korupsi,” tambahnya.

Hafidz menuturkan bahwa para pejabat yang sedang memikul amanah dari rakyat harus menjaga kepercayaan itu dan mengambil pelajaran dari kasus yang sudah ditangani oleh Aparat Penegak Hukum (APH) agar tidak terjerumus dalam lubang yang sama.

“Pada akhirnya pasti akan ketahuan dan diproses hukum dan sekalipun tidak ketahuan tetap saja itu tidak dibenarkan oleh Undang-undang. Oleh karena itu, harus belajar dari kasus yang telah ditangani dan yang paling penting adalah menjaga amanah rakyat,” ucapnya.

Hafidz berharap tidak ada lagi kasus korupsi yang terjadi di Jawa Timur bukan hanya untuk menjaga nama baik namun untuk menyudahi penderitaan rakyat yang menjadi korban atas perilaku korup para pejabat.

“Semoga tidak ada lagi yang ditangkap KPK. Citra buruk Jawa Timur harus diperbaiki. Oleh karena itu, para pejabat sudahi mengorbankan rakyat hanya untuk kepentingan memperkaya diri sendiri dan komplotannya,” tutup Hafidz yang juga aktif di organisasi Pemuda Muslimin Indonesia Jawa Timur.

Tags: Jawa timurKorupsi
Previous Post

GAGAK Desak KPK Periksa Ketua Bawaslu Kab. Muratara Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Hibah

Next Post

Proses Hukum Korupsi BUMD Bangkalan Tidak Jelas, Mahasiswa Minta KPK Turun Tangan

Related Posts

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026
Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu
Daerah

Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu

Maret 18, 2026
Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita
Daerah

Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita

Maret 17, 2026
Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng
Daerah

Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng

Maret 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

TERPOPULER

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved