JAKARTA – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Jawa Timur (Formas Jatim) Jum’at kemarin (24/02/2022) lakukan aksi demonstrasi di Depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam aksi itu Formas Jatim meminta KPK menyelidiki dana hibah Provinsi Jawa Timur untuk Polda Jatim.
Menurut koordinator aksi, Nidzam Hasbullah mengatakan, dana hibah Pemprov Jatim untuk Polda Jatim sangat besar dan harus ada transparansi karena itu merupakan dana yang diambil dari APBD.
“Maksud dan tujuan aksi ini karena kami ingin ada transparansi dalam penyaluran dana hibah untuk Polda Jatim yang sangat besar,” kata Nidzam usai aksi depan KPK.
Nidzam mengatakan, Polda Jatim mendapat dana hibah Rp 80 miliar untuk pembangunan dan renovasi serta pengadaan sarana prasarana. Selain itu, untuk pembangunan rumah pompa, gudang 2 lantai Ro.log dan gedung parkir 4 lantai Ro.log sebesar Rp.40 miliar.
“Dari rincian yang kami dapat yaitu ada yang Rp. 80 miliar dan ada yang Rp. 40 miliar jadi semuanya Rp. 120 miliar. Tentu ini sangat besar dan harus ada penyelidikan apakah benar-benar sesuai atau malah ada dugaan penyelewengan,” ujarnya.
Karena itu, kata Nidzam, KPK harus turun tangan untuk menyelidiki jangan sampai dana hibah yang diambil dari uang rakyat Jawa Timur diselewengkan atau dikorupsi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Kita tahu selama ini dana hibah Jawa Timur selalu bermasalah. Oleh karena itu, KPK tidak boleh takut sekalipun itu harus menyelidiki di Polda Jatim. Kami meminta KPK turun ke Jatim dan usut penggunaan dana dibah untuk Polda Jatim sampai tuntas,” pungkasnya.
Kontributor : Yogi






