Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Diduga Pembangunan Karamba Beton di Pulau Saponda Fiktif, Kamasta Minta KPK Periksa Kadis Koperasi UMKM Sultra

by Visioner Indonesia
November 17, 2023
in Daerah
Reading Time: 2min read
0
SHARES
198
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,- Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (Kamasta) Akril Abdillah meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Koperasi Mikro Kecil dan Menenggah provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan pimpinan CV Tikrar Ilham Jaya atas dugaan korupsi Belanja Pembangunan Karamba Beton Berbasis Koperasi Nelayan di Pulau Saponda senilai 2.5 M tahun anggaran 2021.

“Kami mendesak KPK untuk segera memanggil dan memeriksa Kadis Koperasi Mikro Kecil dan Menenggah provinsi Sultra karena diduga melakukan korupsi pada Pembangunan Karamba Beton di Pulau Saponda”, ujar Akril melalui keterangan persnya di Jakarta, Jum’at, 17/11/2023.

Ia menggayakan berdasarkan data-data yang kami kumpulkan serta hasil observasi lapangan yang dilakukan oleh Tim peneliti Kamasta ditemukan dugaan proyek mangkrak pada pembangunan Karamba Beton di Pulau Saponda. 

“Berdasarkan keterangan yang kami peroleh dilapangkan bahwa pembangunan Karamba Beton di Pulau Saponda diduga belum ada fisik. Waktu itu masih tahap pemboran untuk tiang cakar tapi bor tidak mampu (Patah) jadi tidak dilanjutkan”, ungkapnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan pembangunan Karamba Beton Berbasis Koperasi nelayan tersebut, diduga tidak memiliki izin dari KKP sebagaimana yang tertuang dalam UU NO 1 Tahun 2014 Pasal 16 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil dan UU. 32 Tahun 2014 Pasal 47 bahwa Setiap orang yang melakukan pemanfaatan ruang Laut secara menetap di wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi wajib memiliki izin lokasi.

“Berdasarkan analisis dan data-data yang kami miliki bahwa pengerjaan proyek keramba beton diduga telah melanggar UU pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil”, tegas Akril saat dihubungi, Rabu, 15/12/2021.

Diketahui bahwa pembangunan tersebut masuk dalam kawasan konservasi, sehingga harus memiliki izin dari Pengelolah kawasan yakni Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara, setelah ini mengajukan permohonan konfirmasi Kegiatan Kesesuaian Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) ke KKP melalui OSS.

“Jadi pembangunan yang dilakukan dikawazan konservasi harus memiliki izin dari DKP Provinsi, jika sudah ada perjanjian kegiatan dengan DKP, maka mesti mengajukan permohonan KKPRL ke KKP karena setiap orang yang melakukan kegiatan yang memanfaatkan ruang laut secara menetap minimal 30 hari wajib memiliki KKPRL”, tegasnya.

Previous Post

Angka Kemisikinan Turun, Visioner Indonesia : Pj Bupati Mubar Jawab Fitnah dengan Kerja

Next Post

Pemuda Pandeglang Gelar Ngopi Hangat Pemilu 2024, Serukan Bahaya Politik Identitas

Related Posts

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor
Daerah

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

Juni 6, 2026
LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu
Daerah

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Juni 1, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Dasco di Manado: Menjaga Soliditas, Merawat Stabilitas
Daerah

Dasco di Manado: Menjaga Soliditas, Merawat Stabilitas

Mei 25, 2026
Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus
Daerah

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

April 26, 2026
Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

TERPOPULER

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved