Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Gagas Nusantara: Program Kredit Karbon MyPertamina Harus Lebih Tepat Sasaran

by Visioner Indonesia
Desember 15, 2024
in Migas
Reading Time: 3min read
0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta— PT Pertamina Patra Niaga dan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meluncurkan program inovatif Redeem Point Kredit Karbon MyPertamina untuk mendorong penurunan emisi karbon. Langkah ini mendapat apresiasi dari Gagas Nusantara, yang menilai program tersebut sebagai wujud nyata komitmen Pertamina dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060. Namun, apakah program ini benar-benar dapat menjangkau masyarakat luas? Apakah sosialisasinya sudah cukup efektif?

Menurut Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, meskipun program ini inovatif, masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep kredit karbon dan manfaatnya. “Ini program yang sangat baik, tapi bagaimana masyarakat tahu manfaatnya jika tidak ada pendekatan yang lebih personal? Sosialisasi seperti apa yang dilakukan? Apakah masyarakat paham pentingnya peran mereka dalam dekarbonisasi?” ujar Romadhon, Minggu (15/12/2024).

Apa yang Sudah Dilakukan Pertamina?

Program Redeem Point Kredit Karbon MyPertamina memungkinkan pengguna aplikasi MyPertamina menukarkan 250 poin mereka dengan voucher kredit karbon senilai 250 kg CO2e. Sebagai apresiasi, pengguna juga menerima sertifikat kontribusi atas dukungan mereka terhadap keberlanjutan. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, menyebut langkah ini sebagai cara sederhana bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengurangan emisi karbon.

“Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan jejak karbon. Melalui aplikasi MyPertamina, kami ingin memberikan akses mudah bagi pengguna untuk turut mendukung keberlanjutan,” ujar Riva dalam keterangannya, Sabtu (14/12/2024).

CEO Pertamina NRE, John Anis, menambahkan bahwa program ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat pasar kredit karbon di Indonesia. “Sebagai carbon market aggregator, kami berharap program ini dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung dekarbonisasi dan keberlanjutan lingkungan,” jelasnya.

Apa Tantangannya?

Romadhon Jasn dari Gagas Nusantara menyoroti bahwa program seperti ini memerlukan sosialisasi yang lebih masif dan tepat sasaran. “Kredit karbon mungkin belum menjadi istilah yang familiar bagi sebagian besar masyarakat. Sosialisasi yang hanya mengandalkan aplikasi atau kampanye digital mungkin tidak cukup. Pertamina perlu menggandeng elemen masyarakat yang lebih dekat dengan publik,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa program ini membutuhkan sinergi lebih luas. “Perlu melibatkan komunitas pemuda, influencer, dan organisasi lokal untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Tanpa ini, upaya baik seperti Redeem Point Kredit Karbon bisa jadi tidak maksimal,” tambah Romadhon.

Apa yang Harus Dilakukan?

Gagas Nusantara mengusulkan langkah strategis untuk memperkuat dampak program ini, seperti:
1. Libatkan Influencer dan Generasi Muda: Menggunakan media sosial secara kreatif melalui influencer dan kreator konten untuk menjangkau generasi muda.
2. Bekerja Sama dengan Komunitas Lokal: Mengadakan edukasi langsung di tingkat komunitas untuk menjelaskan manfaat kredit karbon.
3. Evaluasi dan Feedback: Setiap program harus dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya.

Apa Pesan untuk Pemerintah dan Masyarakat?

Romadhon menyerukan dukungan dari pemerintah untuk memperluas cakupan program seperti ini. “Pemerintah perlu memberikan insentif yang mendorong masyarakat menggunakan aplikasi seperti MyPertamina. Di sisi lain, masyarakat juga harus mulai sadar bahwa peran mereka sangat penting dalam mengurangi jejak karbon,” ujarnya.

Ia juga berharap Pertamina dapat terus berinovasi dan meningkatkan sinergi dalam program keberlanjutan. “Langkah seperti ini perlu terus dikembangkan, tetapi harus dibarengi dengan edukasi yang kuat agar masyarakat benar-benar merasa terlibat dalam mendukung keberlanjutan,” tutup Romadhon.

Dengan pendekatan yang lebih strategis dan melibatkan lebih banyak pihak, program Redeem Point Kredit Karbon MyPertamina dapat menjadi solusi nyata untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung pencapaian target NZE 2060.

Previous Post

FORSUMA SUMSEL Apresiasi Kinerja Baik KPU dan BAWASLU Kota Palembang 

Next Post

AMPD Kembali Demo Bawaslu RI Minta Diskualifikasi Paslon HD-CU yang Diduga Lakukan Politik Uang di Pilkada Sumsel

Related Posts

Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Gejolak Harga Energi Berlanjut, Rupiah Masih Tertekan

April 27, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol
Ekonomi

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

April 21, 2026
Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga
BUMN

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

April 21, 2026
Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi
Ekonomi

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

April 21, 2026
Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz
Ekonomi

Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz

April 19, 2026
PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon
BUMN

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

TERPOPULER

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved