
VISIONER | Jakarta, 21 Juli 2025 — Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (21/7). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak KPK segera memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, atas dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi proyek fiktif di lingkungan Dinas Pendidikan Jatim.
Dalam aksinya, para mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan, “KPK Harus Segera Periksa Aries A. Paewai atas Dugaan Korupsi Proyek Fiktif Dinas Pendidikan Provinsi Jatim.
Mereka juga mengenakan topeng bergambar wajah Aries sebagai bentuk sindiran terhadap pejabat yang diduga mencoba menghindari pemeriksaan hukum. Aksi ini berlangsung damai di bawah pengawasan aparat kepolisian.
Koordinator aksi, dalam orasinya, menyebut bahwa penyelidikan oleh Kejaksaan dianggap belum menyentuh aktor-aktor penting dalam birokrasi. Oleh karena itu, mereka mendorong KPK mengambil alih penanganan perkara demi menjamin independensi dan objektivitas penyidikan.

“Kami menilai ini bukan kasus biasa. Ada potensi korupsi terstruktur yang menyasar sektor pendidikan. KPK harus hadir untuk menyelamatkan uang negara dan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan, Oleh karenanya kami meminta KPK untuk segera panggil dan periksa Aries A Paewai” ujar orator aksi.
Mahasiswa juga menuding adanya upaya sistematis untuk mengaburkan aliran dana dan rekayasa pengadaan dalam program-program strategis Dinas Pendidikan Jatim.
“Kami menuntut KPK bertindak cepat dan tidak pandang bulu. Jangan sampai pejabat publik yang aktif berlindung di balik jabatan. Jika memang Aries A. Paewai tidak bersalah, biarkan proses pemeriksaan membuktikan. Namun jika terbukti ada peran, KPK harus bertindak tegas,” ujar Lanjut koordinator aksi dalam orasinya.
Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa menilai bahwa dugaan korupsi di sektor pendidikan merupakan pengkhianatan terhadap masa depan generasi bangsa, karena merampas hak siswa dan sekolah dalam mendapatkan fasilitas yang layak.
“ Dan kami disini menyoroti otoritas dari Gubernur jawa timur untuk mengambil langkah tegas segera mencopot jabatan Aries A Paewai dari Dinas pendidikan Jawa timur karena ini persoalan serius menyangkut masa depan anak bangsa, jika tidak ada revitalisasi dengan tidak mengganti kepala dinas pendidikan maka pendidikan Jawa timur akan terus mengalami degradasi atau omong kosong berbicara mencerdaskan kehidupan bangsa” Pungkas Faris sekaligus menutup giat Demontrasi di depan gedung Komisi Pmebernatasan Korupsi.
Rilis yang diberikan oleh koordinator Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa memuat tuntutan sebagai berikut:
- Meminta BKN untuk segera memberhentikan Aries A. Paewai dari jabatannya karena diduga melakukan pelanggaran etik dan pidana korupsi
- meminta KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh atas dugaan Korupsi Aries A Paiwae proyek fiktif dan praktik korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur.
- KPK harus Segera Panggil dan Periksa Aries A Paiwae karena diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi yang sangat merugikan masyarakat Jatim
- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, harus bersikap tegas dengan mencopot Aries A. Paewai dari jabatan struktural provinsi Jatim
- meminta Kemendikbud dan Inspektorat Jenderal segera melakukan audit investigatif atas seluruh proyek pengadaan yang pernah ditangani oleh Aries A. Paewai selama menjabat.
