Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Bulog Bergerak Cepat, Perketat Pengawasan Beras SPHP Cegah Penipuan Konsumen

by Visioner Indonesia
Juli 28, 2025
in BUMN
Reading Time: 3min read
0
SHARES
63
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, – Perum Bulog menemukan praktik penjualan karung kosong beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara masif di platform daring. Fenomena ini memicu kekhawatiran serius akan potensi penipuan konsumen dan pengoplosan beras, mendorong Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani untuk mengambil tindakan cepat dan tegas demi menjaga integritas pasokan pangan nasional.

Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa pihaknya mendapati karung-karung beras SPHP bekas yang dijual bebas di berbagai toko daring. “Saya kaget begitu melihat sendiri penjualan karung-karung SPHP kosong di e-commerce seperti Tokopedia. Ini jelas ancaman yang harus segera diatasi,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (28/7). Potensi penyalahgunaan karung-karung tersebut untuk mengemas beras berkualitas rendah atau campuran, lalu dijual sebagai beras Bulog asli, menjadi perhatian utama.

Menyikapi temuan ini, Rizal Ramdhani tak membuang waktu. Ia segera menginstruksikan direktur pengadaan Bulog untuk menelusuri sumber penjualan karung-karung tersebut dan berkoordinasi dengan pihak platform daring guna menghentikan praktik ilegal ini. Langkah cepat ini menunjukkan komitmen Bulog dalam melindungi masyarakat dari praktik curang yang merugikan.

Sebagai respons jangka panjang, Bulog kini tengah merancang sistem identifikasi baru pada kemasan beras SPHP. Rencananya, setiap karung akan dilengkapi dengan hologram, kode unik (unique ID), atau label keamanan lainnya. Inovasi ini diharapkan mampu membantu konsumen membedakan produk asli Bulog dari produk palsu, sehingga meminimalisasi ruang gerak para penipu. “Langkah Bulog untuk memperkuat identifikasi produk ini adalah terobosan penting. Ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk melindungi konsumen dari praktik culas yang merusak kepercayaan pasar,” kata Direktur Gagasan Nusantara, Romadhon Jasn.

Tak berhenti di situ, Bulog juga berencana melibatkan koperasi pemerintahan, seperti koperasi Polri dan koperasi kementerian, dalam jaringan distribusi beras SPHP. Langkah ini diambil dengan pertimbangan bahwa lembaga pemerintah memiliki pengawasan internal yang lebih ketat dibandingkan dengan pasar umum. “Dengan melibatkan koperasi pemerintah, kami berharap jalur distribusi beras SPHP bisa lebih aman dan terkontrol, mengurangi risiko kebocoran dan penyalahgunaan,” jelas Rizal.

Praktik pengoplosan beras dengan menggunakan kemasan Bulog bukan isapan jempol. Belum lama ini, kasus serupa terungkap di Pekanbaru, Riau. Seorang tersangka ditangkap karena mengemas campuran beras berkualitas rendah dan beras afkir ke dalam karung SPHP kosong, lalu menjualnya seolah-olah beras Bulog asli. “Beras yang dioplos itu sama sekali bukan dari gudang kami. Ini murni pemalsuan kemasan,” tegas Rizal, menyoroti pentingnya edukasi publik agar tidak mudah tertipu.

Tersangka di Pekanbaru diketahui merupakan mantan mitra Bulog yang kontraknya telah diputus karena terbukti menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kasus ini menggarisbawahi tantangan Bulog dalam mengawasi seluruh rantai distribusi, terutama di pasar tradisional dan toko ritel yang dinilai lebih rentan terhadap peredaran beras palsu karena pengawasan yang kurang ketat.

“Masih ada celah yang dimanfaatkan oknum nakal di pasar. Penguatan pengawasan di tingkat ritel dan edukasi ke pedagang perlu terus digalakkan,” tambah Romadhon.

Untuk memperkuat pengawasan, Bulog terus mempererat kerja sama dengan Satgas Pangan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Tim pengawas internal Bulog juga telah diterjunkan ke seluruh wilayah guna mengontrol kondisi di lapangan dan menindaklanjuti setiap laporan penyimpangan. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan efek gentar bagi para pelaku kejahatan pangan.

Langkah Bulog ini patut diapresiasi sebagai upaya konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan melindungi daya beli masyarakat dari praktik-praktik ilegal yang dapat memicu kenaikan harga dan ketidakstabilan pasokan.

“Inisiatif Bulog ini adalah bentuk kehadiran negara dalam melindungi hajat hidup orang banyak. Dukungan penuh dari publik sangat dibutuhkan agar program ini berjalan optimal,” tegas Romadhon.

Bulog menegaskan, ketersediaan beras SPHP yang terjamin kualitas dan keasliannya adalah prioritas utama. Masyarakat diimbau untuk lebih teliti saat membeli beras, serta melaporkan jika menemukan indikasi penjualan karung kosong SPHP atau beras oplosan kepada pihak berwenang atau Bulog langsung.

“Masyarakat adalah garda terdepan pengawasan. Mari kita kawal bersama langkah Bulog ini agar tujuan menjaga ketahanan pangan nasional tercapai sepenuhnya,” pungkas Romadhon.

Previous Post

Publik Apresiasi Guru Jabar Jago Digital! Telkom Dorong Lompatan Besar Dunia Pendidikan

Next Post

Soal Kasus Cap Emas Palsu, Pakar Hukum Pidana Sebut Kejagung Bisa Kaji Ulang

Related Posts

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon
BUMN

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon

April 11, 2026
Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu
BUMN

Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu

April 11, 2026
Menakar Langkah Achmad Muchtasyar di Tengah ‘Sengatan’ Moody’s dan Kritik BPK terhadap Pelindo
BUMN

Menakar Langkah Achmad Muchtasyar di Tengah ‘Sengatan’ Moody’s dan Kritik BPK terhadap Pelindo

April 11, 2026
Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut
BUMN

Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut

April 6, 2026
KAEF Catat Rugi Rp334,9 Miliar, Rasio Utang Berbunga Melebar
BUMN

KAEF Catat Rugi Rp334,9 Miliar, Rasio Utang Berbunga Melebar

April 6, 2026
Harga Emas Antam Melemah, Buyback Lebih Parah
BUMN

Harga Emas Antam Melemah, Buyback Lebih Parah

April 6, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved