Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Rerun Road to PLN Electric Run 2025: Lari Sambil Memungut Kesadaran

by Visioner Indonesia
Oktober 12, 2025
in BUMN
Reading Time: 3min read
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tangerang, — Ratusan pelari dari berbagai komunitas memenuhi area Cotta Haus, Kota Tangerang, Sabtu (11/10/2025) pagi. Mereka datang bukan sekadar untuk mengejar waktu atau mencatat rekor pribadi, tetapi untuk melakukan sesuatu yang jauh lebih sederhana dan bermakna: memungut sampah di sepanjang lintasan lomba. Acara bertajuk Rerun Road to PLN Electric Run 2025 ini menjadi simbol gerakan baru, bahwa olahraga bisa menjadi ruang edukasi ekologis.

Kegiatan yang digagas oleh PLN bersama sejumlah mitra komunitas ini merupakan bagian dari persiapan menuju PLN Electric Run 2025, ajang nasional yang menggabungkan olahraga, kesadaran energi bersih, dan tanggung jawab sosial. Sebelum lomba dimulai, panitia membekali peserta dengan kantong plastik besar serta alat penjepit sampah. Setiap langkah peserta menjadi bagian dari pesan moral: berlari tak harus meninggalkan jejak kotor di bumi yang sama-sama kita huni.

Suasana pagi itu begitu kontras di satu sisi terlihat semangat pelari yang antusias, di sisi lain masih tampak sisa-sisa kebiasaan lama masyarakat yang abai terhadap kebersihan. Melalui kegiatan ini, PLN ingin mengajak masyarakat memahami bahwa transisi menuju energi bersih tak cukup dengan membangun pembangkit hijau, tetapi juga harus disertai perubahan perilaku yang bersih. Inilah bentuk nyata kolaborasi antara aksi sosial, olahraga, dan tanggung jawab lingkungan.

Direktur Eksekutif Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menyampaikan apresiasi terhadap langkah PLN yang mampu mengemas edukasi lingkungan dengan cara yang inspiratif dan inklusif. “PLN menunjukkan bahwa menjaga bumi bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, tanpa menggurui, tetapi menumbuhkan kesadaran kolektif,” ujar Romadhon Jasn, Minggu (12/10)

Ia menilai kegiatan ini adalah contoh konkret bagaimana perusahaan negara dapat memainkan peran penting dalam membangun budaya publik yang peduli terhadap lingkungan. “Transisi energi bukan sekadar mengganti batu bara dengan tenaga surya, melainkan mengganti cara pandang manusia terhadap bumi yang selama ini dianggap tak terbatas,” kata Romadhon Jasn.

Di sepanjang rute, peserta tampak memunguti berbagai jenis sampah: dari bungkus makanan hingga puntung rokok yang berserakan di trotoar. Beberapa warga menonton dan memberi tepuk tangan, sementara sebagian lain justru membuang bungkus minuman ke jalan di depan para pelari. Ironi kecil itu menjadi pengingat bahwa kebersihan bukan urusan lomba, tapi tanggung jawab harian yang belum menjadi kebiasaan.

Romadhon menilai, inisiatif seperti ini harus menjadi model bagi program CSR di Indonesia, karena berdampak langsung pada perilaku sosial masyarakat. “Kegiatan seperti Rerun Electric Run ini membangun kesadaran nyata, bukan sekadar seremonial foto bersama usai kegiatan,” tuturnya.

Ia juga melontarkan terhadap sikap sebagian orang yang masih menganggap remeh masalah sampah dan kebersihan lingkungan. “Kita sering bicara tentang dekarbonisasi global, tetapi lupa menunduk memungut sampah yang kita jatuhkan sendiri,” ucap Romadhon.

Kegiatan Rerun Road to PLN Electric Run 2025 akhirnya menjadi lebih dari sekadar ajang olahraga. Ia menjelma sebagai simbol perubahan cara berpikir: bahwa tanggung jawab sosial dimulai dari langkah kecil, dari kesadaran sederhana yang dilakukan bersama. “Kalau setiap langkah manusia bisa membawa kesadaran, maka Indonesia akan benar-benar terang bukan hanya karena listrik PLN, tetapi karena kesadaran moral warganya,” tutup Romadhon Jasn.

Previous Post

JAN Apresiasi Sikap Humanis Kapolda Metro Jaya dalam Penangguhan Penahanan Figha Lesmana

Next Post

Transisi Energi Harus Adil: Jangan Biarkan Rakyat Hanya Jadi Penonton

Related Posts

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon
BUMN

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon

April 11, 2026
Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu
BUMN

Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu

April 11, 2026
Menakar Langkah Achmad Muchtasyar di Tengah ‘Sengatan’ Moody’s dan Kritik BPK terhadap Pelindo
BUMN

Menakar Langkah Achmad Muchtasyar di Tengah ‘Sengatan’ Moody’s dan Kritik BPK terhadap Pelindo

April 11, 2026
Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut
BUMN

Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut

April 6, 2026
KAEF Catat Rugi Rp334,9 Miliar, Rasio Utang Berbunga Melebar
BUMN

KAEF Catat Rugi Rp334,9 Miliar, Rasio Utang Berbunga Melebar

April 6, 2026
Harga Emas Antam Melemah, Buyback Lebih Parah
BUMN

Harga Emas Antam Melemah, Buyback Lebih Parah

April 6, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved