Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Wamen Christina Jajaki Perluasan Penempatan PMI ke Qatar

by Visioner Indonesia
Maret 4, 2026
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, membahas peluang perluasan dan kendala penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) di Qatar dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar, Syahda Guruh Langkah Samudra melalui pertemuan daring pada Senin, 2 Maret 2026.

Christina menegaskan peluang bagi pekerja migran Indonesia terbuka di sektor kesehatan, teknologi informasi (IT), dan hospitality.

Indonesia, kata dia, ingin mengambil peran di peluang pertumbuhan ekonomi Qatar yang diproyeksikan mencapai 6 persen pada 2026 dan meningkat hingga 9,8 persen pada 2027. 

Apalagi, dengan pertumbuhan tersebut, kebutuhan tenaga kerja diperkirakan bisa mencapai 42 ribu hingga 50 ribu orang.  

“Namun ada kendala berupa pembatasan visa bagi warga negara Indonesia di sejumlah sektor, kecuali untuk sektor minyak dan gas serta transportasi dan transportasi Qatar Airways,” kata Christina dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Selasa, 3 Maret 2026.

Kendala ini, lanjut dia, perlu dicarikan solusi bersama agar Indonesia dapat meningkatkan akses pasar tenaga kerja di Qatar, khususnya di sektor medium-skilled, dan skilled worker yang memiliki nilai tambah.

Adapun kisaran gaji minimum di Qatar sebesar 1.000 riyal, dengan tambahan fasilitas akomodasi mencapai 500 riyal dan tunjangan makan sekitar 300 riyal, sehingga total kompensasi dapat mencapai sekitar 1.800 riyal per bulan.

Selain itu, Qatar juga telah memiliki regulasi ketenagakerjaan “Qatar Labour Law” yang dinilai memberikan pelindungan lebih baik. 

“Indonesia tidak menargetkan persaingan di sektor konstruksi upah rendah seperti yang dilakukan India, tapi akan fokus pada sektor-sektor yang memberikan nilai kompetitif dan pelindungan yang lebih baik,” ucapnya. 

“Kami meminta dukungan KBRI Doha membantu memperluas akses pasar dan memetakan peluang secara lebih detail, sehingga penempatan dapat dilakukan secara aman, prosedural, dan memberikan manfaat optimal bagi pekerja migran Indonesia,” lanjutnya.

Previous Post

Jelang Idulfitri, Bahlil Pastikan Cadangan BBM dan LPG Aman

Next Post

Menaker Tekankan THR Wajib Dibayar Penuh

Related Posts

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang
Ekonomi

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang

Juli 4, 2026
PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km
Ekonomi

PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km

Juni 29, 2026
Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved