Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Zulhas Jelaskan 2 Skema untuk Tertibkan 13.000 SPPG

by Visioner Indonesia
Juli 30, 2026
in Nasional, Politik
Reading Time: 2min read
Zulhas Jelaskan 2 Skema untuk Tertibkan 13.000 SPPG
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 30 Juli 2026 – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan pemerintah akan mengoperasionalkan lebih dari 13.000 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara bertahap. Pengoperasian akan diprioritaskan untuk wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Keputusan tersebut merupakan salah satu hasil rapat perbaikan tata kelola MBG bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Zulkifli mengatakan lebih dari 13.000 titik SPPG yang menjadi perhatian pemerintah memiliki kondisi yang beragam, mulai dari yang telah selesai dibangun hingga yang masih dalam tahap konstruksi. Karena itu, pemerintah membagi penyelesaiannya menjadi dua tahap berdasarkan tingkat kebutuhan di masing-masing daerah.

“Yang pertama, ada titik baru jumlahnya 13.000 lebih. Yang banyak protes itu ada 13.000 lebih. Karena sudah ada yang dibangun, ada yang sudah jadi, ada yang baru 80%, itu nasibnya bagaimana? Kita bagi dua. Yang daerah tertinggal, yang tadi digambarkan oleh Mas Dar dan Menkes itu stuntingnya tinggi, kalau di peta itu merah, itu prioritas,” kata Zulkifli di Gedung Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (29/7).

Menurut dia, SPPG di wilayah prioritas seperti Papua Pegunungan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dituntaskan dalam waktu satu bulan agar segera dapat melayani masyarakat yang membutuhkan intervensi gizi.


Dua Skema Penertiban SPPG

Skema 1: Prioritas Daerah dengan Stunting Tinggi

Pemerintah akan memfokuskan penyelesaian dan pengoperasian SPPG di daerah-daerah yang memiliki prevalensi stunting tinggi, seperti Papua Pegunungan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Targetnya, SPPG di wilayah ini akan dituntaskan dalam waktu satu bulan agar segera dapat melayani masyarakat yang membutuhkan intervensi gizi.

Skema 2: Penyelesaian Bertahap untuk Wilayah Lain

Untuk wilayah lainnya, penyelesaian SPPG akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan tingkat kesiapan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat. Pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi proses ini untuk memastikan efektivitas dan efisiensi.

Zulkifli menjelaskan bahwa penertiban ini bertujuan untuk memastikan program MBG dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Dengan memprioritaskan daerah dengan stunting tinggi, pemerintah berharap dapat memberikan dampak positif yang lebih cepat bagi masyarakat yang membutuhkan.


Latar Belakang

Program MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil. SPPG berfungsi sebagai dapur operasional yang menyediakan makanan bergizi bagi penerima manfaat.

Dengan adanya skema penertiban ini, pemerintah berharap dapat mengatasi berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan program, sekaligus meningkatkan efektivitas dan jangkauan program.

“Kita ingin memastikan setiap titik SPPG benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama di daerah yang paling membutuhkan,” pungkas Zulkifli.

Previous Post

Prabowo akan Ajukan Destry Damayanti ke DPR, jadi Gubernur BI?

Next Post

Profil Perry Warjiyo Dilantik Era Jokowi, Mundur Era Prabowo

Related Posts

Habiskan Rp 38 Miliar Bantu Khofifah di Pilkada, Ini Penjelasan Haji Her
Politik

Habiskan Rp 38 Miliar Bantu Khofifah di Pilkada, Ini Penjelasan Haji Her

Juli 30, 2026
Profil Perry Warjiyo Dilantik Era Jokowi, Mundur Era Prabowo
Ekonomi

Profil Perry Warjiyo Dilantik Era Jokowi, Mundur Era Prabowo

Juli 30, 2026
Prabowo akan Ajukan Destry Damayanti ke DPR, jadi Gubernur BI?
Nasional

Prabowo akan Ajukan Destry Damayanti ke DPR, jadi Gubernur BI?

Juli 30, 2026
BGN Ungkap Alasan Tunggakan Rp 1,6 Triliun Mitra MBG Belum Dibayar
Politik

BGN Ungkap Alasan Tunggakan Rp 1,6 Triliun Mitra MBG Belum Dibayar

Juli 30, 2026
Klarifikasi Indikator Politik Indonesia: Tidak Ada Rilis Survei Nasional Juli 2026
Lifestyle

Klarifikasi Indikator Politik Indonesia: Tidak Ada Rilis Survei Nasional Juli 2026

Juli 30, 2026
Gerindra Akan Kaji Hasil Survei Tingkat Kepuasan Publik ke Prabowo
Nasional

Gerindra Akan Kaji Hasil Survei Tingkat Kepuasan Publik ke Prabowo

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

DKPP Jatuhkan Sanksi Peringatan Keras ke Anggota KPU, Publik Dinilai Kecewa

Habiskan Rp 38 Miliar Bantu Khofifah di Pilkada, Ini Penjelasan Haji Her

Profil Perry Warjiyo Dilantik Era Jokowi, Mundur Era Prabowo

Zulhas Jelaskan 2 Skema untuk Tertibkan 13.000 SPPG

Prabowo akan Ajukan Destry Damayanti ke DPR, jadi Gubernur BI?

BGN Ungkap Alasan Tunggakan Rp 1,6 Triliun Mitra MBG Belum Dibayar

TERPOPULER

DKPP Jatuhkan Sanksi Peringatan Keras ke Anggota KPU, Publik Dinilai Kecewa

Habiskan Rp 38 Miliar Bantu Khofifah di Pilkada, Ini Penjelasan Haji Her

Profil Perry Warjiyo Dilantik Era Jokowi, Mundur Era Prabowo

Zulhas Jelaskan 2 Skema untuk Tertibkan 13.000 SPPG

Prabowo akan Ajukan Destry Damayanti ke DPR, jadi Gubernur BI?

BGN Ungkap Alasan Tunggakan Rp 1,6 Triliun Mitra MBG Belum Dibayar

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved