New Delhi, 12 September 2026 – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS di Gedung Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung disambut oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi.
Berdasarkan pantauan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba sekitar pukul 14.30 waktu setempat dengan mengenakan setelan jas hitam, dasi biru, dan kopiah hitam. Begitu turun dari mobil kenegaraan, ia diarahkan menuju area penyambutan tempat Modi telah berdiri menunggu.
Prabowo menyapa Modi dengan menangkupkan kedua telapak tangan, gestur yang dibalas Modi dengan senyum dan tangkupan tangan serupa. Keduanya kemudian berjabat tangan dan saling berpelukan sebelum berpose bersama di hadapan kamera.
Momen Kehangatan di Bharat Mandapam
Sesi foto bersama menjadi sorotan. Dalam momen tersebut, Prabowo dan Modi tampak berjabat tangan erat di hadapan kamera, menandai awal pertemuan kedua pemimpin di forum multilateral tersebut.
Setelah sesi foto, Prabowo meninggalkan area penyambutan menuju area utama acara untuk mengikuti rangkaian KTT. Kedatangan Presiden ke Bharat Mandapam menjadi bagian dari agenda pertemuan puncak yang berlangsung pada 12-13 September 2026.
Tiba Sejak Jumat Malam
Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di New Delhi pada Jumat (11/9/2026) pukul 22.00 waktu setempat. Ia mendarat di Air Force Station (AFS) Palam dan disambut oleh sejumlah pejabat India, di antaranya Menteri Negara Urusan Batu Bara dan Pertambangan India Shri Satish Chandra Dubey, serta KUAI KBRI New Delhi Yudho Sasongko.
Di bawah tangga pesawat, Prabowo menerima penyambutan berupa jajar pasukan kehormatan serta penampilan budaya dan tarian tradisional India. Usai berjabat tangan dan berbincang singkat di apron bandara, Presiden meninggalkan lokasi menuju hotel tempatnya menginap.
Dalam penerbangan menuju New Delhi, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Peran Indonesia sebagai Anggota Penuh
Kehadiran Prabowo dalam KTT ke-18 BRICS kali ini memiliki arti khusus. Indonesia untuk pertama kalinya hadir sebagai anggota penuh BRICS. Keikutsertaan ini menjadi langkah Indonesia untuk memperkuat peran aktif dalam kerja sama multilateral serta mencerminkan komitmen mendorong tatanan ekonomi global yang lebih seimbang, inklusif, dan memberikan ruang lebih besar bagi negara berkembang.
KTT ke-18 BRICS mengusung tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability”. Para pemimpin negara anggota akan membahas agenda strategis terkait penguatan kerja sama antarnegara berkembang, termasuk kolaborasi di bidang pangan, energi, pembiayaan pembangunan, serta perdagangan.




















