Wamena, 9 Agustus 2026 – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati menegaskan bahwa Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat Papua Pegunungan. Festival yang berlangsung pada 7–8 Agustus 2026 di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, dinilai mampu menjadi penggerak utama sektor pariwisata sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal .
Menurut Wamenpar, festival budaya ini memberikan efek berganda bagi berbagai sektor, mulai dari pelaku seni budaya, UMKM, penyedia jasa akomodasi, transportasi, hingga usaha kuliner . “Seni dan pariwisata memiliki kekuatan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Dampaknya bisa dirasakan tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga pelaku usaha dan masyarakat secara luas,” ujarnya saat membuka festival .
Potensi Wisata Alam, Budaya, dan Kopi Jayawijaya
Wamenpar mengakui bahwa Kabupaten Jayawijaya memiliki potensi wisata yang sangat luar biasa, mulai dari kekayaan adat dan budaya, bentang alam pegunungan, hingga komoditas kopi premium . Ia menyebutkan Desa Wisata Kumukima dan situs Mumi di Desa Wisata Aikima sebagai destinasi yang dapat menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara .
“Kami juga melihat potensi kopi di sini dan itu menjadi pekerjaan rumah yang harus dijahit bersama untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan yang datang ke sini,” ujarnya . Festival tahun ini menghadirkan konsep yang semakin lengkap dengan mengintegrasikan atraksi budaya, Wamena Coffee Festival, dan Noken Street Fashion sebagai upaya memperluas pengalaman wisata .
Kolaborasi Kementerian untuk Penguatan Ekonomi
Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang turut hadir dalam festival menekankan pentingnya pembentukan koperasi sebagai wadah bagi petani kopi, pengrajin noken, dan pelaku usaha lokal untuk meningkatkan skala ekonomi dan posisi tawar . “Kami tadi sudah bersepakat agar sanggar-sanggar dan petani kopi di sini dapat membentuk koperasi sehingga skala ekonominya bisa ditingkatkan,” ujarnya .
Kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Kementerian Koperasi diharapkan dapat memperkuat ekosistem seni budaya sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Papua Pegunungan . Wamenpar menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Papua Pegunungan melalui kolaborasi lintas sektor .
Apresiasi dan Target Ke Depan
Festival Budaya Lembah Baliem kembali masuk dalam daftar Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, menegaskan posisinya sebagai salah satu festival budaya unggulan Indonesia . Wamenpar berharap kualitas festival terus meningkat dan mampu menarik lebih banyak wisatawan ke Papua Pegunungan .
Bupati Jayawijaya Atenius Murip menyampaikan apresiasi atas kehadiran pejabat pusat sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat Papua Pegunungan . “Kehadiran ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah,” ujarnya .





