Jakarta, 9 Agustus 2026 – Aktris Titi Kamal meyakini film horor terbarunya, “Perumahan Laddaland”, yang merupakan adaptasi resmi dari film Thailand “Ladda Land”, memiliki tingkat kengerian yang lebih tinggi dibandingkan versi aslinya yang rilis pada 2011. Menurutnya, garapan sutradara Awi Suryadi ini menghadirkan ketegangan psikologis yang lebih intens dan mencekam .
“Film ini beda dari yang sebelum-sebelumnya karena genrenya psychological thriller dan psychological horror. Aku ngeliat versi Indonesianya ini lebih seram dan mencekam ketimbang film Laddaland versi aslinya,” ungkap Titi Kamal saat ditemui di Jakarta, Sabtu (8/8/2026) .
Menurut Titi, kekuatan film ini tidak hanya terletak pada elemen kejut (jump scare), tetapi pada kemampuannya membangun suasana mencekam yang berkelanjutan dari awal hingga akhir cerita. Ia menambahkan bahwa film ini benar-benar menguji mental dan pikiran penonton sehingga menciptakan pengalaman horor yang berbeda .
“Jadi jauh lebih berbeda karena ini tuh benar-benar ada mencekamnya juga walaupun lagi enggak ada jump scare. Jadi kayak dari awal sampai akhir mental dan pikiran kita benar-benar diuji banget,” tegasnya, mengajak penonton untuk menonton bersama agar bisa berteriak bareng .
Tantangan Bintangi Film dengan Basis Penggemar Luas
Meski yakin dengan kualitas filmnya, Titi Kamal mengakui adanya beban tersendiri karena film asli Thailand sudah memiliki basis penggemar yang luas dan besar. Ia mengungkapkan hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain untuk memberikan karya terbaik .
“Memang ada sedikit beban, karena kan Laddaland sebelumnya yang dari Thailand sendiri sudah punya pasarnya yang luas banget, ya, tapi kita mencoba berkarya sebaik mungkin,” ujarnya .
Untuk menghadirkan karakter yang meyakinkan, Titi dan para pemain lainnya seperti Andri Mashadi menjalani latihan bersama selama dua hingga tiga minggu sebelum syuting dimulai. Hal ini bertujuan untuk membangun kekompakan dan chemistry yang kuat sebagai sebuah keluarga di layar lebar .
Sutradara Adaptasi Bebas Berkreasi
Sutradara Awi Suryadi mengaku tidak mendapat tekanan dari pihak pembuat film asli untuk mengikuti cerita Thailand secara kaku. Ia justru diberi kebebasan untuk mengadaptasi cerita sesuai dengan karakter budaya dan situasi kekinian di Indonesia .
“Saya justru menunjukkan hasil akhir karena dia tahu adanya perbedaan waktu yang sangat jauh. Jadi dia memang dari awal membebaskan kita untuk adaptasi sesuai budaya kita, sesuai waktu sekarang,” jelas Awi Suryadi .
Film “Perumahan Laddaland” mengisahkan tentang keluarga Tomy (Andri Mashadi) dan Melissa (Titi Kamal) bersama dua anaknya yang pindah ke sebuah perumahan mewah. Harapan akan kehidupan yang lebih baik berubah menjadi teror ketika berbagai kejadian gaib dan rahasia kelam mulai menghantui kawasan tempat tinggal mereka .
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 13 Agustus 2026






