Jakarta, 9 Agustus 2026 – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan untuk membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dikenal sebagai JPO “Love-Hate” di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan aspek keamanan dan estetika kota.
Pramono menjelaskan bahwa bangunan ikonik berbentuk hati dengan tulisan love dan hate itu sudah tidak laik fungsi. “Memang dari awal saya sudah berkomitmen untuk membongkar JPO di Rasuna Said, yang sangat tidak layak dari sisi keamanan. Itu hanya sekadar landmark, tapi masalah keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya dalam wawancara di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
JPO “Love-Hate” resmi dibuka pada 29 Desember 2023 oleh Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Pada pembangunannya, Pemprov DKI mengeluarkan anggaran sebesar Rp11,7 miliar . JPO ini sempat menjadi ikon baru di kawasan Kuningan karena bentuknya yang unik, dengan tulisan hate di satu sisi dan love di sisi lainnya.
Alasan Pembongkaran
Selain faktor keamanan, Pramono mengungkapkan bahwa ada rencana pemindahan JPO tersebut ke lokasi lain yang lebih aman dan fungsional. “Saya ingin memindahkan JPO tersebut ke tempat yang lebih layak dan aman. Jangan sampai membahayakan masyarakat pengguna JPO,” jelasnya.
Pemprov DKI juga menyebut bahwa JPO ini tidak terintegrasi dengan baik dengan halte bus TransJakarta di bawahnya. Akses masuk JPO yang terlalu besar juga dianggap mengganggu pemandangan dan tata ruang kota.
Kritik dan Polemik
Keputusan pembongkaran JPO “Love-Hate” menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat dan pegiat tata kota. Sebagian mengapresiasi langkah Pemprov karena dinilai berani mengoreksi proyek yang tidak fungsional. Namun, sebagian lainnya menyayangkan pembongkaran karena JPO tersebut telah menjadi ikon kota dan menghabiskan biaya besar dalam pembangunannya.
Pemprov DKI berkomitmen untuk memastikan proses pembongkaran dilakukan dengan hati-hati dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. JPO “Love-Hate” dijadwalkan akan dibongkar dalam waktu dekat.






