Anak-anak biasanya sibuk dengan game permainan dari gadget mereka, namun tidak dengan Daanyaal Ali (14), Muaz Nawaz (13), dan Chirag Shah (14) dari Isaac Newton Academy di Ilford, Essex, Inggris. Di usia yang masih relatif sangat muda, mereka telah mendapat penghargaan TeenTech karena berhasil menemukan kondom yang bisa mendeteksi penyakit seks menular.
Kondom tersebut diberi nama S.T.EYE. Benda yang dikenal sebagai alat kontrasepsi kaum pria itu akan berubah warna ketika mendeteksi infeksi menular seperti klamidia dan sifilis. Untuk penemuannya ini siswa-siswa brilian itu mendapatkan hadiah sebesar £ 1.000 atau setara dengan Rp 20,9 juta dan berkunjung ke Istana Buckingham, Inggris.
TeenTech Awards sendiri adalah ajang kompetisi para remaja untuk mempromosikan science, engineering, dan teknologi di sekolah. Kompetisi di negara asal pesepak bola David Beckham itu diikuti oleh remaja berusia 11-16 tahun dan membuat sebuah teknologi untuk hidup lebih baik, aman, dan mudah.
Inovasi Kondom S.T.EYE
“Kami menciptakan S.T.EYE sebagai cara baru untuk deteksi infeksi menular seksual untuk membantu generasi selanjutnya di masa depan,” kata Daanyaal seperti dilansir laman CNN Indonesia dikutip dari situs berita Telegraph, Rabu (24/6). Ketiga siswa tersebut membuat benda yang bisa membantu pasangan untuk mendeteksi apakah salah satu dari mereka terinfeksi penyakit seks menular atau tidak, sehingga mereka bisa langsung mengambil tindakan pencegahan.
“Kami ingin menciptakan sesuatu yang dapat mendeteksi infeksi menular seksual yang berbahaya lebih aman daripada sebelumnya, sehingga orang dapat mengambil tindakan segera dalam rumah pribadi mereka sendiri tanpa prosedur invasif di dokter. Kami memastikan kami mampu memberikan ketenangan pikiran kepada pengguna dan memastikan kepada masyarakat agar dapat menjadi lebih bertanggung jawab daripada sebelumnya,” lanjutnya.
Ada beberapa indikator perubahan warna yang terdapat pada kondom ini. Benda itu akan berubah warna sesuai dengan jenis penyakit yang dideteksinya. Siswa-siswa brilian itu mengatakan warna hijau akan muncul untuk penyakit klamidia, kuning untuk herpes, ungu untuk human papillomavirus (HPV), dan biru untuk sifilis.



