Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais melakukan kritikan dan mendesak pemerintah Kabinet Kerja di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo untuk segera merombak kabinet guna menyelesaikan masalah perekonomian di Indonesia.
“Reshuffle lebih cepat lebih baik. Jangan sampai Jokowi seperti burung unta, yang kalau melihat bahaya justru memasukkan kepalanya ke dalam pasir dan tidak ingin melihat bahaya itu,” tutur Amien Rais di acara buka puasa bersama yang diadakan Partai besutan Harry Tanoe, Perindo, Sabtu (27/6) lalu.
Tapi pengamat politik, Muhammad AS Hikam seperti dilansir laman Rakyat Merdeka berpandangan sikap Amien Rais tersebut merupakan tanda kader Partai Amanat Nasional (PAN) akan ada yang masuk jajaran kabinet.
“Jika dilihat posisi AR (Amien Rais) yang selalu berseberangan dengan PJ (Presiden Jokowi), agak sulit mengatakan bahwa kengebetan tersebut karena AR simpati atau mendukung Pemerintahan PJ. Yg paling dekat adalah manuver AR didorong oleh adanya peluang PAN ikut gabung jika reshuffle itu dilakukan,” tulis Hikam dalam laman jejaring sosialnya kemarin (28/6).
Hikam mengatakan wacana PAN akan masuk ke dalam jajaran Kabinet Kerja sudah mulai tercium sejak terpilihnya Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum PAN. “Jika motif AR adalah karena peluang posisi di kabinet bagi PAN, tentunya sangat disayangkan,” tuturnya.
Hal senada juga dituturkan kader PAN sendiri, Laode Ida. Mantan senator ini malah menilai pernyataan mantan Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN itu terlalu negatif terhadap Jokowi. “Amien Rais rupanya tetap menilai Jokowi negatif dan tidak mampu memimpin negara serta menyelesaikan masalah dalam negeri,” terang Laode.
Laode mengatakan, Amien menutup mata terhadap keberhasilan Jokowi selama memimpin Solo dulu. Ia juga menuturkan bahwa Amien melakukan provokasi kepada publik agar semakin tidak percaya pada Jokowi. “Amien Rais cari perhatian dari Presiden Jokowi. Barangkali ingin dapat jatah menteri dalam reshuffle kabinet nanti, atau barangkali perlu good will untuk bisnis tertentu,” kata Laode bernada sinis seperti dikutip dari laman Riau Pos.
Laode juga menyarankan Amien Rais agar lebih bijak dalam mengkritik presiden. “Namun, sikap Pak Amien Rais seharusnya lebih bijak lagi dalam melontarkan kritik terhadap seorang Presiden. Kita sama berdoa untuk adanya kesadaran untuk bersikap arif dan khusnul khotimahnya Pak Amien Rais,” tegasnya.






