Ponorogo, IndonesiaVisioner- Pasca dibuka operasional pelayanan pada 4 April 2016, Kantor Imgrasi Kelas III Ponorogo, Jawa Timur dengan kekuatan personil hanya 13 orang terus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan serta insfrastruktur lainnya.
Disampaikan Kepala Kantor Imgrasi Kelas III Ponorogo, Najarudin Safa’at, Rabu (11/3/2016), dari wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Ponorogo, Trenggalek dan Pacitan meski pelayanan baru seumur jagung tetapi perlahan jumlah warga yang mengajukan permohonan pembuatan paspor terus mengalami peningkatan.
Diawal pelayanan yang setiap harinya berkisar antara 20 pemohon sekarang sudah menyentuh 50 pemohon.
“Untuk permohonan paspor dari wilayah kami sudah berjalan normal, rata-rata perhari pemohon 50 orang berasal dari Ponorogo, ada yang dari Magetan maupun Pacitan. Untuk prosesnya Alhamdulilah masih lancar, setelah melakukan pembayaran itu setelah tiga (3) hari sudah bisa diambil pasportnya,” Najarudin Safa’at menguraikan.
Dari sejumlah permohonan pembuatan paspor tersebut kata Najarudin Safa’at, didominasi pemohon calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang sudah mendapat rekomendasi dari Disnaker setempat, serta sebagian untuk keperluan beribadah umroh ke tanah suci.
“Para pemohon pembuatan paspor kebanyakan untuk jenis paspor 24 halaman karena pada sebulan terakhir sudah menghabiskan 1.000 paspor. Sementara paspor 48 halaman, baru mengeluarkan berkisar 500 paspor,” pungkasnya. (Jasn/Vis)






