INDONESIA VISIONER, Sidoarjo – Jika pengelola ruas jalan tol lain sudah menaikkan tarif, tol Waru-Juanda akan memberlakukan tarif baru dalam waktu dekati.
Saat ini, sosialisasi rencana kenaikan tarif itu sudah dipasang di pintu gerbang tol Waru-Juanda.
“Ya harus disesuaikan tarifnya seiring laju inflasi. Kami memang berencana menyesuaikan tarif baru. Apakah Juli atau setelahnya, sedang kami kaji. Tapi yang jelas pasti berlaku tarif baru,” terang Humas PT Citra Margatama Surabaya (CMS), Zulkhoir, Selasa (24 Mei 2016)
Pengelola tol dengan panjang 8 km itu belum secara tegas menyatakan waktu pemberlakukan tarif baru.
Dalam spanduk sosialisasi itu hanya tertulis rencana pemberlakukan tarif baru. Kenaikan tarif atau Zulkhoir lebih suka menyebut penyesuaian tarif itu dinilai sudah saatnya.
Menurutnya, kenaikan tarif tol itu sudah teregulasi. Sebagaimana aturan pengelolaan tol yang diatur oleh kementerian pusat bahwa setiap dua tahun sekali akan ada penyesuaian tarif tol. Penyesuaian tarif ini berlaku untuk semua pengelola tol manapun.
Jalan bebas hambatan menuju Bandara Juanda, kawasan Industri SIER Surabaya, dan Rungkut itu beroperasi sejak 2010. Sudah dua kali tarif di ruas tol ini disesuaikan.
Kepadatan ruas tol ini tak sepadat ruas tol Surabaya-Gempol atau Sidoarjo.
“Kepadatan kami tak terlalu tinggi. Sebulan jumlah kendaraan yang melintas sekitar 38.000 kendaraan. Tapi kami akan upayakan memberikan kenyamanan pengguna jalan,” tambah Zulkhoir. (Hdr-VIS)






