Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Keluhkan Ada Dana Partisipasi (Pungli), Wali Murid SMPN 2 Jabon Lakukan Aksi Demonstrasi

by Aulia Rachman Siregar
Agustus 24, 2016
in Daerah
Reading Time: 2min read
Keluhkan Ada Dana Partisipasi (Pungli), Wali Murid SMPN 2 Jabon Lakukan Aksi Demonstrasi
0
SHARES
121
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

INDONESIA VISIONER – SIDOARJO, JABON – Sejumlah wali murid SMPN 2 Kecamatan Jabon menggelar unjuk rasa, kemarin (22/8). Bertempat di depan sekolahan yang terletak di Desa Permisan itu, mereka memprotes kebijakan dana partisipasi yang ditentukan sekolah. Dana partisipasi senilai Rp 3.340.000 itu yang dibebankan pada siswa baru tersebut dianggap memberatkan.

Para wali murid datang ke sekolah sekitar pukul 08.30. Selain berorasi, mereka juga membawa poster yang berisi keluhan adanya tarikan dari sekolah tersebut. Di antaranya bertuliskan “Ternyata sekolah negeri biaya mahal. Bapak menteri turun dan sidak langsung” “BOS pusat BOP ke mana? Kok masih ada pungutan siswa?”

Ali Mursid, salah satu wali murid mengatakan wali murid tidak diajak berkomunikasi untuk menentukan besaran dana partisipasi itu. Dana partisipasi tiba-tiba diumumkan saat wali wurid mendapatkan undangan ke sekolah. “Kami langsung disodori dengan edaran yang menyatakan besaran dana partisipasi tersebut,” katanya.

Dia mengungkapkan, total dana partisipasi yang disebutkan dalam edaran itu senilai Rp 3.340.000. Rinciannya, dana itu digunakan untuk pembayaran seragam sekolah Rp 1.342.000, renovasi musala Rp 1.203.000 dan biaya mandiri Rp 705.000. Pihak sekolah mengaku dana partisipasi tersebut sudah dirapatkan dengan komite sekolah.

“Kenapa namanya partisipasi namun ada batas bawahnya? Gimana yang tidak punya uang? Mau bayar pakai apa?” keluhnya.

Dia menambahkan, untuk biaya seragam sekolah sudah dibayar diawal. Sedangkan untuk sisanya, pihak sekolah memberikan dispensasi untuk dicicil. “Meski bisa dicicil kan kasihan bagi wali murid yang tidak punya uang tapi dipaksa membayar,” tambah Ali Mursid.

Dia mengeluhkan sikap pihak sekolah yang tidak mengajak komunikasi semua wali murid. Menurut dia, meski sudah dirapatkan dengan komite sekolah, hendaknya dana partisipasi itu juga dikonsultasikan ke wali murid yang lain. “Kemampuan wali murid itu berbeda-beda. Jangan disamaratakan,” tegasnya.

Ali Mursid meminta pihak sekolah kembali mengundang wali murid membahas besarnya dana partisipasi ini. “Biar yang tidak punya uang membayar seadanya tanpa ada paksaan,” tuturnya.

Terpisah, Kepala SMPN 2 Permisan Kasianto mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan komite sekolah terkait dana partisipasi ini. Nilai dana partisipasi tersebut salah satunya untuk renovasi musala di sekolahan. “Dana partisipasi itu juga untuk kepentingan siswa juga,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, dana partisipasi tersebut tidak mengekang wali murid untuk wajib membayar. Namun, dari rapat komite sudah disepakati tanpa ada paksaan. “Jika nantinya wali murid minta ada koordinasi lagi, ya akan kita lakukan,” ucapnya. (SKM-VIS)

 

Previous Post

Disambut Bak Pahlawan, Owi/Butet Diguyur Bonus Rp. 5 Milyar Atas Keberhasilannya Mempersembahkan Medali Emas di Olimpiade Brasil 2016

Next Post

Peran BIN Melemah, Presiden Diminta Copot Sutiyoso

Related Posts

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026
Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu
Daerah

Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu

Maret 18, 2026
Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita
Daerah

Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita

Maret 17, 2026
Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng
Daerah

Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng

Maret 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Layanan Digital Polri: Hadiah Inovasi Bagi Warga yang Merindukan Pelayanan Cepat dan Transparan

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

Harga Emas Antam Naik Saat Emas Dunia Malah Turun

Gencatan Senjata AS-Iran Hampir Selesai, Mau Jual atau Beli Emas?

TERPOPULER

Layanan Digital Polri: Hadiah Inovasi Bagi Warga yang Merindukan Pelayanan Cepat dan Transparan

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

Harga Emas Antam Naik Saat Emas Dunia Malah Turun

Gencatan Senjata AS-Iran Hampir Selesai, Mau Jual atau Beli Emas?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved