
Visioner.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura dihebohkan dengan terjadinya pemasangan poster di Gedung I lantai 3 Fakultas Tarbiyah yang bertuliskan “Bakar Saja Kampus Ini Kalau Tidak Mau Aksi”, Rabu (25/09/19).
Menurut PGMI/7 Qusyairi, terjadinya pemasangan poster ini diduga karena kekecewaan mahasiswa IAIN Madura yang sampai saat ini tidak ada himbauan untuk turun aksi menolak RUU KPK, RUU KUHP dan lainnya.
“Kejadian tersebut mungkin berawal dari rasa kekecewaan mahasiswa IAIN Madura sebab kejadian ini erat kaitannya dengan kejadian aksi-aksi mahasisawa yang ada diluar Madura berkenaan dengan RUU KPK dan KUHP,” ujarnya.
Lebih lanjut, Qusyairi mengatakan, meskipun mahasiswa merasa kecewa lebih baik tidak melakukan hal itu, sebab sebagai kaum terpelajar mahasiswa pasti tahu bagaimana cara menyampaikan kritikan, masukan, dan aspirasi.
“Saya pribadi kurang berkenan dengan mahasiswa yang memasangnya, tentunya anggapan saya mahasiswa yang menaruh poster itu. Dan dalam menyampaikan aspirasi tidak sembarangan saja, pasti melalui beberapa tahapan,” ucapnya.
Sementara Dekan Fakultas Tarbiyah, Zainal, tidak mau angkat bicara sebelum orang yang memasang poster itu ditemukan. “No coment sebelum ditemukan pelakunya,” katanya
Sementara Rektor IAIN Madura, Muhammad Qosim mengatakan, pihaknya memang tidak pernah meyuruh dan tidak melarang mahasiswanya untuk turun aksi. Selain itu, pihaknya juga sedang mencari pelaku yang memasang poster tersebut. “Seharusnya kalau jantan tunjukkan, jangan melempar batu sembunyi tangan. Berbuat tapi tidak mau diketahui,” ungkap Qosim.
Lebih lanjut, setelah ditanyakan pemasangan poster itu dinilai ada kaitannya dengan seruan aksi yang terjadi di kampus-kampus lain, Qosim mengatakan tidak tahu. “Saya tidak tahu. Kemaren kan ada juga tuh. Siapa yang buat? Tahu-tahunya ada tulisan IAIN Madura Libur. Sama halnya dengan ini, tidak ada yang bertanggung jawab,” tandasnya. (sin/haz)





