Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Husnul Jamil Himbau Mahasiswa Aceh Tegakkan Syariat Islam Dan Perangi Narkoba

by Visioner Indonesia
Oktober 11, 2019
in Daerah
Reading Time: 2min read
Husnul Jamil Himbau Mahasiswa Aceh Tegakkan Syariat Islam Dan Perangi Narkoba
0
SHARES
238
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH – Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Provinsi Aceh (PW SEMMI) mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Narkoba dan Syariat Islam Antara Regulasi dan Tragedi” di Aula FTK Gedung B Kampus UIN Ar Raniry Banda Aceh pada Jum’at, (11/10/2019).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pengurus Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia provinsi aceh dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam UIN Ar Raniry Banda Aceh. Acara tersebut juga di hadiri oleh ratusan mahasiswa yang berada di kota banda aceh dan sekitarnya.

Acara Seminar Nasional tersebut di isi oleh Kolonel Inf. Azwar Usman. SH dari Asintel Kasdam, Dr. Fajran Zain, MA Executive Diretor The Aceh Institute, Tgk. H. Ahmad Tajuddin. AB dari Tokoh Agama, Fenny Steffy Burase dari Aktivis Sosial dan Husnul Jamil dari unsur aktivis mahasiswa.

Ketua panitia Amirul Haq dalam laporannya menyebutkan, kegiatan seminar nasional ini di buat untuk memperkuat silaturrahmi dan kolaborasi bersama serikat mahasiswa muslimin indonesia provinsi aceh sebagai wujud komitmen dalam membangun aceh secara kolektif.

Ketua umum PW SEMMI Aceh Husnul Jamil, dalam paparannya mengatakan bahwa kondisi penerapan syariat islam di aceh masih jauh dari pada harapan, syariat islam di aceh saat ini seperti hidup segan mati tak mau. Penerapan syariat islam tidak hanya berlaku bagi masyarakat aceh, namun penerapan syariat islam harus masuk ke meja pejabat eksekutif, legislatif dan yudikatif agar politik islam tidak hanya sebagai symbol, namun menjadi ideology politik bagi politisi, birokrasi dan korporasi yang ada di aceh saat ini.

Selain itu, maraknya penggunaan narkoba di aceh menjadi perhatian kita sebagai generasi muda aceh, sebanyak 73.201 warga Aceh diduga terindikasi kecanduan narkoba. Dari jumlah tersebut, sebanyak 916 mantan pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba telah direhabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, terhitung sejak 2017-2018. Sedangkan, 72.285 orang sisa belum tersentuh layanan rehabilitasi.

Lanjut Husnul, Sebagai salah satu bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab terhadap jalannya pemerintahan, pemuda dan mahasiswa kini banyak yang apatis dan terkungkung oleh sistem pembelajaran kampus yang menyekat mahasiswa dari persoalan masyarakat. Melihat kondisi mahasiswa saat ini sangat memprihatinkan. Terlibat obat-obatan terlarang narkoba, seks bebas. Bahkan agama sekalipun dianggap sebagai barang kuno yang harus dimuseumkan.

Husnul menyebutkan ciri ciri mahasiswa, Pertama mahasiswa akademis, yakni mahasiswa yang berorientasi semata-mata pada urusan akademis. Datang ke kampus, belajar, lalu ke perpustakaan, dengan harapan mendapatkan IPK tinggi dan lulus mendapatkan pekerjaan layak. Kedua mahasiswa romantis. Mahasiswa semacam ini, kata husnul jamil, terlihat dari tampilannya yang necis dalam rangka menggaet lawan jenis. Datang ke kampus dengan tampilan rambut klimis tetapi otaknya kosong. “Kepeduliannya kepada masyarakat juga tidak ada.

Tipe ketiga, yakni mahasiswa hedonis. Tampil dari rumah dengan segala kemewahannya. Tetapi di perjalanan berbelok arah dan lebih memilih nongkrong di kafe-kafe dan tempat lainnya. Keempat tipe agamis. Dia hanya mengedepankan hubungannya kepada Tuhan. Datang ke kampus, ke masjid dan senantiasa mendekatkan diri dengan iktikaf. Mahasiswa ini sibuk urusan rohani tapi melupakan masalah sosial. Kelima adalah tipe organisatoris. Mereka aktif di gerakan kemahasiswaan sebagai aktivis, memadukan studi yang penuh dengan teori dengan praktiknya di lapangan.

“Agar mahasiswa menjadi agen perubahan maka harus menjadikan tiga tipe dalam satu-kesatuan. Masing-masing tipe mahasiswa akademis, agamis dan organisatoris,” ungkap Husnul Jamil.

Previous Post

Gema Mathlaul Anwar Jawa Timur Dorong Polri Segera Usut Tuntas  Peristiwa Penusukan Menkopolhukam

Next Post

Jelang Maperca, HMI IAIN Madura Sapa Calon Anggota Baru dengan Semedi

Related Posts

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu
Daerah

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Juni 1, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Dasco di Manado: Menjaga Soliditas, Merawat Stabilitas
Daerah

Dasco di Manado: Menjaga Soliditas, Merawat Stabilitas

Mei 25, 2026
Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus
Daerah

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

April 26, 2026
Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved