Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

PRESMA TRISAKTI DI KUDETA SEBAGAI KORDA DKI JAKARTA BEM NUSANTARA DI FORUM PRA TEMU YANG KE XII

by Visioner Indonesia
November 28, 2019
in Daerah, Peristiwa
Reading Time: 2min read
PRESMA TRISAKTI DI KUDETA SEBAGAI KORDA DKI JAKARTA BEM NUSANTARA DI FORUM PRA TEMU YANG KE XII
0
SHARES
295
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG – Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara ( BEM NUS ) menggelar pra temu dengan mengusung tema ”Refleksi Kebangsaan Demi Mewujudkan Indonesia Emas 2045” yang dilaksanakan di kampus Universitas Islam Bandung (UNISBA) pada 26 – 28 November 2019.

Kegiatan pra temu tersebut di ikuti oleh 200 lebih delegasi kampus yang ada di seluruh nusantara.

Dalam pertemuan pra temu tersebut, kampus yang berada di bawah KORNUS pulau Jawa terutama KORDA DKI Jakarta mengalami kericuhan saat Dinno Ardiansyah Presma Trisakti Sekaligus Korda DKI Jakarta saat memaparkan kondisi BEM NUS Korda DKI Jakarta.

Novan Ermawan selaku presiden Mahasiswa Universitas Az Zahra memprotes kinerja Korda DKI Jakarta. Menurut dia, Dinno Ardiansyah bukanlah sosok Korda yang mampu mengayomi seluruh BEM yang ada di jakarta. Selain itu, Temu BEM Nus DKI Jakarta yang dilaksanakan di gedung juang pada 23 november 2019 yang lalu tidak melibatkan kampus kampus yang selama ini berafiliasi dengan BEM Nusantara. Parahnya lanjut Dinno pada pertemuan tersebut hanya tersisa 9 kampus yang hadir. “Ini menunjukkan bahwa Korda BEM Nus DKI Jakarta gagal dalam mengkonsolidasi Kampus Kampus yang lain” Tegas Dinno

Selain itu, 16 Delegasi Universitas/Sekolah Tinggi DKI Jakarta yang hadir pada pertemuan BEM NUS di UNISBA telah mengkudeta Dinno Ardiansyah Sebagai Korda BEM Nus DKI Jakarta.

Dimas Prayoga Sebagai Presiden Mahasiswa UNUSIA Jakarta juga mengatakan bahwa Dinno Ardiansyah sudah tidak lagi mampu mengawal dan mengayomi kawan-kawan BEMNUS di DKI Jakarta. Dimas meminta saudara Dinno dengan besar hati melepaskan jabatan tersebut. Karena menurut Dimas ini merupakan permintaan dari 16 delegasi kampus DKI Jakarta yang hadir pada Pra Temu BEM Nus.

Pertemuan yang berlansung alot dan ricuh mengalami sebuah titik temu dengan musyawarag 16 Delegasi DKI Jakarta mengangkat Dimas Prayoga Sebagai Koodinator Daerah BEM NUS DKI Jakarta.

Dimas berharap, ini merupakan beban amanah yang sangat berat bagi saya, semoga teman teman DKI Jakarta tetap solid dan kompak./tutup dimas

Ini permintaan kawan-kawan dari 16 BEM di DKI Jakarta, dan mereka bersepakat untuk mengangkat saya menjadi Koodinator Daerah BEMNUS DKI Jakarta.

Previous Post

Ajak Pelajar Tanamkan Cinta Literasi, Kompak Goes to Sekolah ke MAN 2 Pamekasan

Next Post

Ratusan Peserta Hadiri Maperca Akbar

Related Posts

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu
Daerah

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Juni 1, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Dasco di Manado: Menjaga Soliditas, Merawat Stabilitas
Daerah

Dasco di Manado: Menjaga Soliditas, Merawat Stabilitas

Mei 25, 2026
Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus
Daerah

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

April 26, 2026
Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved