
Jakarta,- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (Kamasta) mengelar aksi demonstrasi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia mereka menuntut agar Kepala Dinas Pertanian Muna Barat (Mubar) untuk diperiksa atas dugaan korupsi pengadaan bibit sapi tahun anggaran 2022.
Ketua Bidang Kajian dan Advokasi, Kismon Monierdin, meminta Komisi Pemberantas Korupsi untuk memanggil dan memeriksa Nesror Jono Kepala Dinas Pertanian Muna Barat karena diduga melakukan korupsi pengadaan bibit sapi tahun 2022.
“Berdasarkan kajian dan data-data lapangan kami menemukan beberapa bukti bahwa pengadaan bibit sapi di lingkup Dinas Pertanian Muna Barat tahun anggaran 2022 diduga fiktif”, ucapnya, Senin, 23/10/23.
Ia juga meminta Pejabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar) untuk segera melakukan evaluasi dan penyegaran di Dinas Pertanian, karena dikhawatirkan akibat ulah dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dapat merusak nama baik dan integritas dari pimpinan Pemda Mubar.
“Kami meminta Pak Pj Bupati untuk segera mengambil tindakan berupa penyegaran atau mencopot kepala Dinas Pertanian Muna Barat Nestor Jono”, tutupnya.
Dalam pantauan awak media dilapangkan terlibat beberapa perwakilan masa aksi melakukan audiensi dengan perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi.






Comments 1