
Bogor, — Balai Desa Rawakalong, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, tampak ramai sejak pagi. Ratusan warga berkumpul mengikuti kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar Sabtu ini. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari DPD RI, Hj. Jihan Fahira, yang menyapa warga secara virtual dengan pesan kebangsaan yang hangat dan menginspirasi.
Turut hadir dalam acara ini, Kepala Desa Wardi, Sekretaris Desa Jawanih, S.H., M.H., Kepala Dusun Irwan Setiawan, para Ketua RW, RT, tokoh masyarakat, dan unsur pemuda. Masyarakat antusias mengikuti kegiatan yang membahas nilai-nilai dasar berbangsa dan bernegara ini.
Sebagai pemateri utama, M. Farrouq Ibrahim mengupas secara rinci empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia menegaskan pentingnya pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tingkat desa. “Kalau kita paham Pancasila, kita akan hidup dengan rukun, adil, dan saling menghormati. Semua itu dimulai dari lingkungan terdekat kita,” ujarnya, Minggu (29/6)
Senator Jihan Fahira dalam sambutannya menyampaikan bahwa menjaga persatuan di tengah keberagaman adalah tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. “Desa adalah benteng terakhir dari nilai-nilai bangsa. Kita harus menjaga Rawakalong sebagai desa yang damai, toleran, dan berdaya,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi forum dialog terbuka. Warga mengajukan pertanyaan seputar cara menangkal hoaks, memperkuat semangat gotong royong, serta pentingnya pendidikan karakter bagi anak-anak. Menanggapi hal tersebut, Sekdes Jawanih menyampaikan bahwa pihak desa akan mengadakan kegiatan lanjutan bertema kebangsaan secara berkala.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis buku saku Empat Pilar kepada perwakilan RT dan RW. Senyuman dan jabat tangan mewarnai akhir acara. “Dari desa kita jaga Indonesia,” ujar Irwan Setiawan, Kepala Dusun, menegaskan semangat kebangsaan yang kini kembali menyala di tengah warga Rawakalong.





