Visioner.id – Primus Yustisio meresmikan berdirinya pasar tradisional Nyomplong di Desa Batok, Kabupaten Bogor, Senin (21/03). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita. Anggota komisi VI DPR RI ini meresmikan pasar tersebut karena berperan sebagai fasilitator dalam program revitalisasi pasar dari Kementerian Koperasi dan UMKM.
Menuju lokasi, Primus dan rombongan menggunakan kereta KRL Commuter Line. “Untuk menuju tempat ini, Memakai kereta lebih cepat bila di bandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi,” katanya.
Selain bantuan ke Desa Batok, Primus juga memfasilitasi warga untuk beberapa program lainnya melalui kerjasama dengan beberapa mitra komisi VI. Contohnya, tahun lalu bersama Kemenkop, Primus juga sudah membantu penyelenggaraan pelatihan wirasusaha dan pemberian pemodalan bagi puluhan UKM di Kabupaten Bogor. Sedangkan melalui Kementerian Perindustrian, mengadakan pelatihan dan bantuan peralatan usaha aneka home industri.
“Kita selalu berusaha menjaga amanah yang sudah diberikan konstituen dengan membuat program-program yang bermanfaat bagi masyarakat di dapil,” tutur Primus.
Realisasi semua program tersebut tidak lepas dari komitmen, dorongan dan advokasi Primus sebagai anggota DPR Komisi VI Primus untuk bersama memajukan Kabupaten Bogor. Dimana seluruh BUMN yang beroperasi saat ini, Kemenkop & UMKM, Kemenperin dan Kemendag, adalah mitra kerja Komisi VI DPR RI. Melalui instrumen kewenangan DPR dan advokasi, program-program bantuan dari kementerian mitra dan BUMN itu, kini telah dimanfaatkan masyarakat di beberapa desa kabupaten Bogor.

