Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Proses Hukum Tidak Jelas, Madura Progress Desak KPK Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Di BUMD Bangkalan

by Visioner Indonesia
Agustus 31, 2021
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
64
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Sekelompok mahasiswa asal daerah Madura yang tergabung dalam perkumpulan Madura Progress mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) pada Selasa 31 Agustus 2021. Mereka meminta KPK RI turun ke Bangkalan untuk mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bangkalan.

Dugaan korupsi di tubuh BUMD Kabupaten Bangkalan itu kembali mendapat perhatian. Pasalnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan telah menetapkan kerugian negara sebesar 15 M dalam kasus tersebut, namun belum ditetapkan siapa tersangkanya.

Koordinator aksi, Syaiful Arif mengatakan dalam orasinya bahwa kasus tersebut tidak jelas ditangani Kejari Bangkalan karena sampai saat ini belum juga ditetapkan tersangka.

“Kejari mengusut kasus korupsi 15 M BUMD Bangkalan itu sampai sekarang tidak jelas, proses hukum tidak jelas, KPK wajib ambil alih kasus dugaan korupsi 15 M BUMD Bangkalan.” Tegas Syaiful, Selasa (31/08/2021).

Selanjutnya KPK juga diminta turun tangan menangani kasus korupsi di tubuh BUMD tersebut, karena menurut Syaiful, dari kerugian 15 Milyar tersebut semestinya sudah ada tersangka yang ditetapkan, apalagi sudah banyak saksi yang diperiksa.

“Kalau sudah ditemukan kerugian 15 M, mestinya sudah diusut tuntas lalu tersangka ditetapkan. Tapi sampai sekarang juga belum selesai. Kalau tidak jelas seperti ini maka wajar masyarakat kecewa dan menaruh curiga.” Lanjut Syaiful.

Selain itu, Syaiful Arif mengkhawatirkan terjadinya kesepakatan jahat dalam penanganan kasus korupsi BUMD Bangkalan tersebut, makanya Syaiful meminta KPK untuk mengambil alih.

“Kami khawatir adanya Kongkalikong di situ. Makanya KPK sebagai institusi yang berwenang harus turun tangan dan mengambil alih kasus ini. Kami percaya KPK, karena sudah pernah terbukti mengungkap kasus besar di Bangkalan.” Tangkas Syaiful.

Massa aksi menyatakan akan terus mengawal kasus korupsi BUMD Bangkalan tersebut, dan mengancam akan kembali melakukan aksi demontrasi sampai kasus korupsi tersebut menemukan kejelasan dan pelakunya diadili secara hukum.

“Kami akan terus kawal kasus ini, dan kami akan kembali lagi melakukan aksi sampai pelakunya dihukum.” Tutup Syaiful.

Previous Post

DPRD DKI Interpelasi Anies, IMM DKI: Sudah Tepat!

Next Post

Aksi Jilid II, Gagak Desak KPK Turun Ke Palembang & Periksa Kadinkes Palembang dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes Covid-19

Related Posts

Default

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

Mei 25, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Mei 21, 2026
Default

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Mei 14, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Mei 13, 2026
Default

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Mei 7, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

April 26, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved