Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Jelang Akhir Masa Jabatan, Koordinator Aktivis Sumsel-Jakarta Berikan Catatan Buruk Kepemimpinan Gubernur Sumsel Herman Deru

by Visioner Indonesia
Agustus 14, 2023
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
349
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Koordinator Aktivis Sumsel-Jakarta, Harda Belly, mengevaluasi kinerja Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dua periode (2018-2023) yang sebentar lagi akan habis masa jabatannya.

Pada akhir masa jabatanya sebagai Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mendapat catatan buruk dari Koordinator Aktivis Sumsel-Jakarta, Harda Belly. Senin 14/8/2023 .

Menurut Harda, tidak ada prestasi yang patut diapresiasi bahkan kemiskinan terus meningkat di Sumsel, bahkan menjadi peringkat kedua tertinggi kemiskinan ekstrem Nasional.

“Apa yang perlu kita banggakan dari Herman Deru, sudah hampir selasai tidak ada terobosan, bahkan kemiskinan semakin meningkat,” kata Harda dalam keterangannya, Jumat (10/8/2023).

“Dari 2021 sampai 2022 tingkat kemiskinan di Sumsel meningkat, dari 3.,14 persen ke 3,19 persen. Bahkan,
Dari data kementerian keuangan di tahun 2022 Sumsel memegang angka nomor dua tertinggi tingkat kemiskinan ekstrem. Hal ini menjadi bukti bahwa dibawah kepemimpinan Herman Deru, Sumsel tidak berubah signifikan,” tambahnya.

Aktivis asal Sumatera Selatan ini menyinggung program unggulan Sumsel yang tidak lagi dirasakan oleh masyarakat yaitu Sekolah Gratis & Berobat Gratis bahkan banyak terjadi pungli di lingkungan pendidikan.

“Kami dengar, program unggulan Sumsel sekolah gratis dan berobat gratis yang pernah menjadi kebanggaan Masyarakat Sumsel sejak kepemimpinan Herman Deru, tidak lagi dirasakan masyarakat. Banyak masyarakat takut ke rumah sakit, karena tidak memiliki biaya ,begitupun di dunia pendidikan banyak kasus pungli yang terjadi di sekolah-sekolah negeri,” jelas Harda.

Ke depan, Harda mengajak masyarakat Sumsel harus lebih cerdas dalam memilih pemimpin atau Gubernur di Sumatera Selatan di Pilkada 2024 nanti.

“Masyarakat Sumsel harus cerdas dalam memilih Gubernur Pada Pilkada 2024 nanti. Jangan sampai salah kembali memilih Gubernur seperti Herman Deru ini , sudah mendekati akhir masa jabatan tidak memberikan perubahan signifikan dan komitmen memberantas kemiskinan di Sumatera Selatan,” pungkasnya.

Previous Post

Masyarakat Madura di nilai tidak mengenali Willy Aditiya, Mahasiswa Madura di Jakarta kecewa dan menduga kuat Willy gelapkan dana Reses

Next Post

Pengumuman Bawaslu Ditunda, Visioner Indonesia Minta DKPP Periksa Pimpinan Bawaslu RI

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved