
Jakarta – Sejumlah pemuda mengatasnamakan Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (KMPI) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan.
Mereka meminta KPK mengusut dugaan penerimaan fee proyek dan dugaan suap wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Selatan, Kartika Sandra Desi.
“KPK harus turun tangan. Dugaan penerimaan fee proyek dan suap ke Kartika Sandra Desi, Wakil DPRD Sumsel, harus diusut tuntas. Segera periksa Kartika Sandra Desi,” kata Achmad Hanafi selaku korlap aksi dalam orasinya di depan gedung KPK, Jumat (29/9/2023).
Hanafi menyayangkan sikap penegak hukum yang terkesan tidak melakukan investigasi terkait adanya dugaan fee proyek di Sumsel. Padahal, menurutnya, dugaan penerimaan fee proyek oleh wakil ketua DPRD Sumsel itu ramai diperbincangkan masyarakat.
“Penerimaan fee proyek dan dugaan suap Kartika Sandra Desi ini, santer menjadi perbincangan di tengah masyarakat, tapi belum juga ada tindak tegas dari penegak hukum. Kami berharap KPK segera menginvestigasi hal ini,” jelas Hanafi.
“Adanya dugaan setor fee proyek dan suap ini tentu sebuah kongkalikong yang harus ditindak tegas. Apalagi, Kartika Sandra Desi sebagai wakil ketua DPRD Sumsel yang diduga banyak menerima fee proyek ini dibiarkan tanpa ada tindakan hukum yang jelas. Hal ini jelas masyarakat yang akan menerima dampak buruknya, dan negara mengalami kerugiannya,” tambahnya.
Selain itu, KPK juga diminta untuk menginvestigas Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara atau LHKPN Kartika Sandra Desi yang diduga tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
“LHKPN Kartika Sandra Desi juga diduga tidak sesuai fakta yang ada. Maka KPK wajib menginstegasi LHKPN pejabat negara yang ditengari tidak wajar dan mencurigakan tersebut,” tegasnya.
Aktivis yang saat ini sedang menempuh pendidikan di salah satu kampus di Jakarta ini menyatakan akan terus mengawal dugaan fee proyek dan suap Wakil ketua DPRD Sumsel itu sampai tuntas.
Selanjutnya, Imam mengancam akan terus melakukan aksi demonstrasi sampai KPK memeriksa Kartiksa Sandra Desi, bahkan sampai melakukan aksi di depan gedung DPP Gerindra.
“Kami akan terus kawal dugaan fee proyek dan suap Kartika ini. Kami akan terus kembali melakukan aksi demonstrasi di sini, sampai KPK periksa Kartiksa Sandra Desi. Bahkan selanjutnya kami juga akan geruduk DPP Gerindra, karena Kartika adalah kader Gerindra, agar partainya memberikan sanksi tegas juga,” tutup Hanafi.
