
Pembangunan rumah sakit (RS) Bhayangkara oleh Polres Pamekasan dinilai suatu keberhasilan yang luar biasa dan perlu diapresiasi. Hal itu disampaikan oleh koordinator Pamekasan Progress Imam Hanafi Abdullah.
Menurutnya, Polres Pamakesan dibawah kepemimpinan Kapolres Dani Jazuli Iriawan mengalami kemajuan yang pesat bukan hanya dalam menjalankan tugas kepolisian dengan baik tapi berkembang dengan membangun rumah sakit di pulau Madura.
Diketahui, Kapolres Pamekasan Dani Jazuli Iriawan didampingi Kapolda Jawa Timur Imam Sugianto serta Pj bupati Pamekasan meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan.
“Rumah sakit Bhayangkara yang dibangun oleh Polres Pamekasan adalah bukti nyata dari sebuah keberhasilan dari kepemimpinan Kapolres Dani Jazuli Iriawan,” kata Imam dalam keterangannya, Kamis (16/5/2024).
“Polres Pamekasan bukan hanya berhasil menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat tapi lebih dari itu akan bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Apalagi, kata Imam, rusah sakit Bhayangkara yang dibangun di atas tanah milik Polres Pamekasan seluas 5,7 hektar di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Kec. Pamekasan itu akan menjadi rumah sakit rujukan di Madura.
“Akan sangat membantu masyarakat bila menjadi rumah sakit rujukan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Imam berharap dengan rumah sakit tersebut bisa menjadi perantara semakin dekatnya hubungan masyarakat dengan aparat kepolisian.
“Semoga hubungan antara masyarakat dan kepolisian semakin erat dan harmonis,” tuturnya.
Dikutip dari pernyataan Kapolda Jatim, Imam Sugianto, bahwa berdirinya Rumah Sakit Bhayangkara ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat tanpa harus jauh-jauh ke Surabaya.
“Semoga dengan dimulainya pembangunan fasilitas kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Pamekasan ini bisa memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pamekasan dan masyarakat tidak usah berobat keluar Madura,” ungkapnya.
