Visioner.id Jakarta- Pemerintah harus memikirkan betul-betul terkait rencana mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
Direktur Kajian Pengelolaan Sumber Daya Alam Lentera Institute Ari Bahari mengatakan, banyak hal yg harus di pertimbangkan dari segala sisi terutama dari sisi ekonomi dan lingkungan, secara ekonomi butuh dana yg sangat besar untuk penelitian dan pengembanganya sedangkan untuk lingkungan kita ketahui sendiri bahwa limbah nuklir dan radio aktifnya sangat berbahanya terhadap lingkungan jika terjadi kebocoran.
“Jika kita melihat negara maju sekarang ini sudah mulai meninggalkan nuklir sebai sumber energi ,mereka memilih energi yang lebih ramah lingkungan seperti yg lakukan jepang,” terang Ari saat di hubungi di Jakarta, Senin (18/7).
Ari menambahkan, di Indonesia Sebenarnya banyak potensi renewable energy yg ramah lingkungan yang bisa di kembangkan seperti panas bumi, gelombang laut, solar sel, bio gas dan masih banyak lagi jika memang indoneaia mau ngembangkan renewable energi sebagai energi alternative. (Jo/vis)






