Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

RPK bukan menjadi bahan pencitraan

by Aulia Rachman Siregar
Februari 16, 2017
in Ekonomi
Reading Time: 1min read
RPK bukan menjadi bahan pencitraan
0
SHARES
367
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Visioner.id- RPK adalah jaringan distribusi pangan yang merupakan program kemitraan usaha berbasis kerakyatan dari Perum Bulog.

Program ini diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang ingin berwirausaha dan juga membantu pemerintah menstabilkan harga pangan.

Pengamat Ekonomi Gagas Nusantara Mawardi Azkiya mengatakan, masyarakat akan diuntungkan jika skema ini berjalan. Rumah Pangan Kita bisa digunakan untuk operasi pasar, stabilisasi harga bisa terwujud. “Kalau Bulog bilang harga gula Rp 12.500, semua akan segitu, tak boleh naik sedikit pun,” ujar Mawardi, Saat dihubungi di Jakarta, Rabu (15/2).

Namun, upaya tersebut harus didukung infrastruktur yang kuat.

“Tentu saja perlu kesiapan infrastruktur sampai ke tingkat petani, jangan sampai ini hanya pencitraan kepada para petani saja saat melakukan operasi pasar,” ungkap Mawardi.

Lanjut dia, Bulog sudah memiliki sekitar 9.000 Rumah Pangan Kita di seluruh Indonesia, Bulog masih harus menyiapkan berbagai hal. Termasuk menyiapkan komoditasnya dan menambahkan jumlah pihak yang mau dibina dalam program Rumah Pangan Kita.

“Penting sekali infrastruktur yang memadai, agak sulit untuk mendorong RPK efektif jika infrastruktur tidak terbangun. Karena dinamika gabah di lapangan luar biasa dinamis,” tutup dia.

Tags: BulogMawardi AzikiyaRPK
Previous Post

Holding BUMN Migas jalankan Fungsi SKK Migas

Next Post

Freeport Indonesia berulah kembali

Related Posts

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang
Ekonomi

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Pidana di BPR Malang

Juli 4, 2026
PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km
Ekonomi

PAM Jaya Minta Maaf, Pramono Tak Tegas: Ratusan Hari Macet, Warga Korban Pipa 1.000 Km

Juni 29, 2026
Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved