Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

by Visioner Indonesia
Juli 10, 2026
in Migas
Reading Time: 2min read
CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Kabar baik datang dari sektor energi nasional. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menguji coba tabung Compressed Natural Gas (CNG) berkapasitas 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg bersubsidi . Langkah ini menjadi angin segar bagi rumah tangga dan upaya mengurangi ketergantungan impor energi.

PT Pertamina Gas (Pertagas) menyatakan kesiapannya mendukung penuh program ini. Corporate Secretary Pertagas, Sulthani Adil Mangatur, menegaskan bahwa perusahaan siap menyediakan infrastruktur distribusi CNG apabila mendapat penugasan dari pemerintah . “Jadi, prinsipnya nanti bilamana kami diminta untuk andil, turut serta, kami akan siap mendukung,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Kompresor Gas Distrik Tegalgede, Cikarang Selatan, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026) .

Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menyambut baik kesiapan Pertagas. “Ini kabar baik bagi rumah tangga dan ketahanan energi nasional. CNG sebagai alternatif LPG 3 kg menunjukkan komitmen pemerintah dan BUMN dalam menekan impor energi sekaligus menjaga stabilitas harga di masyarakat,” ujar Romadhon di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Salah satu keunggulan CNG adalah infrastruktur yang sudah tersedia. Pertagas memiliki jaringan pipa gas yang terhubung dari Sumatera bagian tengah hingga Jawa Timur sebagai tulang punggung (backbone) transmisi gas nasional . Dengan infrastruktur yang matang, proses distribusi CNG diharapkan lebih cepat dan efisien.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa sekitar 15 unit prototipe tabung CNG 3 kg akan diuji di Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) pada Juli 2026 . Pengujian mencakup uji tekanan dan keamanan katup untuk memastikan standar keselamatan sebelum diproduksi massal .

Romadhon menambahkan bahwa CNG bukanlah teknologi baru. Saat ini, tabung CNG berkapasitas 12 kg dan 50 kg telah digunakan di sektor perhotelan, restoran, kafe, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) . “Yang membedakan, kini pemerintah memperluas pemanfaatannya ke rumah tangga. Ini langkah strategis yang patut diapresiasi,” ujar Romadhon.

Pemerintah berencana menyamakan harga jual CNG dengan LPG subsidi 3 kg agar masyarakat tidak terbebani biaya tambahan. Simulasi menunjukkan penggunaan CNG berpotensi menurunkan beban subsidi tabung gas hingga sekitar 30 persen . Distribusi akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kota-kota besar di Pulau Jawa yang memiliki jaringan pipa gas memadai .

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menargetkan produksi tabung CNG dapat dimulai pada Juli 2026 jika uji coba tahap ketiga selesai sesuai rencana . “Itu bisa menahan peledakan dan kebakaran sampai 1.000 cc. Mudah-mudahan bulan Juli sudah bisa produksi,” ujar Bahlil dalam Energy Forum di Jakarta.

“Program ini menunjukkan bahwa Indonesia serius mengurangi ketergantungan pada LPG impor dan memanfaatkan kekayaan gas bumi dalam negeri. Gagas Nusantara akan terus mengawal agar transisi ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Mari kita dukung langkah strategis ini demi kemandirian energi bangsa,” pungkas Romadhon Jasn.

Previous Post

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Related Posts

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?
Energi

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

Juli 4, 2026
Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Gejolak Harga Energi Berlanjut, Rupiah Masih Tertekan

April 27, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol
Ekonomi

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

April 21, 2026
Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga
BUMN

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

April 21, 2026
Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi
Ekonomi

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

April 21, 2026
Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz
Ekonomi

Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz

April 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

TERPOPULER

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved