Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Ini Lima Gaya Penampilan Yang Modis Tapi Berefek Negatif

by Redaksi
Juli 1, 2015
in Entertainment
Reading Time: 2min read
gaya penampilan yang modis tapi berefek negatif
0
SHARES
155
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ikuti mode terbarukan demi menjaga penampilan? Ini yang dilakukan kawula muda dalam meningkatkan rasa kepercayaan dirinya. Tapi siapa yang menyangka, ada sisi lain dari gaya penampilan mode on dari sudut pandang kesehatan.

Penelitian menemukan, sedikitnya ada lima gaya penampilan yang modis tapi bisa menganggu kesehatan Anda. Mari simak penjabaran penelitian tersebut:

Gaya Penampilan Yang Modis

  1. Skinny jeans

Celana ketat yang sangat  pas di tungkai kaki para wanita ini, telah terbukti berbahaya bagi kesehatan. Seperti kasus yang dilaporkan dalam Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry, seorang wanita berusia 35 tahun tiba-tiba kakinya mati rasa karena memakai skinny jeans. Kaki dan pergelangan kaki wanita itu bengkak. Tim medis pun akhirnya merobek celana skinny jeans yang dikenakan wanita itu.  Bahkan dalam Wall Street Journal, sejak 1993 para ahli kesehatan  telah menyatakan bahaya mengenakan celana ketat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Octavio Bessa menyebutnya sindrom celana ketat.

  1. Sepatu hak tinggi

Seperti halnya skinny jeans, sepatu hak tinggi juga banyak digunakan wanita. Sepatu hak tinggi membuat kaki wanita terlihat lebih jenjang dan lebih indah. Padahal, semakin tinggi hak sepatu, bisa menimbulkan nyeri yang hebat. Sebuah ulasan tahun 2014 menyimpulkan, sepatu bertumit tinggi dapat mengubah posisi alami kaki dan pergelangan kaki, yang pada akhirnya memengaruhi tulang belakang. Seperti diungkapkan dalam New York Times baru-baru ini, penelitian menyarankan wanita untuk tidak sering memakai sepatu hak tinggi. Hal ini dapat mencegah cedera pergelangan kaki.

  1. Korset

Ingin tubuh terlihat langsing? Banyak wanita akhirnya mengenakan korset. Mengenakan korset diharapkan dapat membentuk pinggang mereka menjadi lebih ramping. Nyatanya, pemakaian korset yang cukup lama bisa menyakitkan. Anda bisa kesulitan bernapas, karena korset menekan bagian tubuh cukup kencang. Bahkan, menurut sejumlah ahli, pemakaian korset yang terlalu sering dapat mengakibatkan kerusakan tulang rusuk kemudian hari.

  1. Dasi

Kali ini adalah fashion yang biasa digunakan pria, yaitu dasi. Hati-hati jika menggunakan dasi yang mengikat kencang di bagian leher. Menurut peneliti, pemakaian dasi yang sangat kencang, dapat meningkatkan tekanan darah ke daerah mata. Bisa jadi meningkatkan tekanan darah di mata ke tingkat yang tidak aman. Peneliti menyarankan, pemakaian dasi yang cukup longgar sebagai ruang untuk bernapas.

  1. Tindik tubuh

Tindik tubuh biasanya dilakukan oleh anak muda, baik pria maupun wanita. Namun, hati-hati, berdasarkan laporan penelitian Northwestern University study tahun 2012, sebanyak 20 persen infeksi bakteri berasal dari tindik tubuh. Masalah kesehatan lainnya, yaitu menyebabkan alergi. Infeksi oleh bakteri tersebut disebabkan oleh alat tindik yang tidak higenis. (Safarianshah / AP)

Previous Post

Waspada Aktivitas Gunung Raung Tampakkan Gejala Mau ‘Muntah’

Next Post

Hadapi Pemilu 2019, Yusril Minta Partainya Tak di Verifikasi Lagi

Related Posts

Kemenkes: Penertiban iklan film provokatif cegah peniruan bunuh diri
Entertainment

Kemenkes: Penertiban iklan film provokatif cegah peniruan bunuh diri

April 6, 2026
serba serbi

Presiden Prabowo Gelar Silaturahmi dan Diskusi Bersama para Tokoh Bangsa

Maret 4, 2026
Entertainment

Perang Kecerdasan Buatan: OpenAI Kembali Tuding DeepSeek JiplaK

Februari 13, 2026
Entertainment

Agak Laen: Menyala Pantiku! Salip Jumbo Jadi Film RI Terlaris

Januari 4, 2026
serba serbi

Profil Arif Satria: Rektor IPB jadi Kepala BRIN

November 11, 2025
Entertainment

Hensat: 80,7 persen masyarakat setuju Soeharto jadi pahlawan

November 9, 2025

TERKINI

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

TERPOPULER

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved