Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Australia Suap Awak Kapal Imigran Gelap Bangladesh 400 Juta

by Redaksi
Juni 18, 2015
in Luar Negeri
Reading Time: 2min read
pejabat australia suap awak kapal imigran gelap bangladesh
0
SHARES
117
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua orang migran menyaksikan pejabat Australia memberikan uang ke awak kapal penyelundup manusia untuk membawa para penumpang kembali ke Indonesia.

Salah seorang migran, Ainun, dalam wawancara dengan wartawan, Rabu, mengatakan ia melihat lembaran-lembaran dolar AS yang dibungkus dengan plastik diserahkan kepada lebih kurang empat awak kapal oleh seorang pejabat Australia.

“Mereka tidak mau membantu kami. Mereka ingin awak kapal membawa kami kembali ke Indonesia dengan uang itu,” ujar pria asal Bangladesh tersebut.

Migran kedua, pria asal Sri Lanka, mengatakan perpindahan tangan uang itu dapat dilihat oleh semua orang di kapal.

“Mereka meminta para awak untuk membawa kami kembali ke Indonesia dengan uang itu,” katanya. “Jumlahnya tidak kecil, semua orang melihatnya.”

Indonesia Tempat Transit, Australia Tujuan Imigran Gelap Bangladesh

Kedua migran tersebut berbicara dalam bahasa Indonesia dengan tingkat kefasihan yang berbeda. Kebanyakan dari migran ini pernah tinggal di Malaysia atau Indonesia, sebelum berupaya mencapai Australia.

Sebelumnya, polisi di NTT melaporkan kapten dan lima awak kapal, yang ditahan di pulau Rote yang terpencil, memiliki $30.000 (sekitar Rp 400 juta) dalam bentuk tunai. Mereka mengaku dibayar untuk mengembalikan 65 migran di kapal mereka, setelah dicegat oleh kapal angkatan laut Australia tanggal 20 Mei.

Perdana Menteri Australia Tony Abbot telah mengelak menjawab berbagai pertanyaan mengenai insiden ini, tapi mengatakan bahwa pihak berwenang Australia “sangat kreatif” dalam merespon penyelundupan manusia.

Tuduhan pembayaran bagi penyelundup manusia ini menyebabkan ketegangan antara Indonesia dan Australia, yang memiliki kebijakan untuk memerintahkan migran yang tiba dengan kapal untuk berbalik arah. Banyak migran yang melarikan diri dari kemiskinan ataupun penindasan di negara asal mereka menggunakan Indonesia sebagai titik transit dalam perjalanan yang berbahaya, seringkali dengan kapal yang tidak layak berlayar, ke Australia.

Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa, mengatakan jika Australia membayar para penyelundup manusia maka itu merupakan “penyuapan.” Ia mengatakan pemerintah Indonesia meminta klarifikasi dari Canberra.

Penanganan Australia terhadap kapal-kapal migran telah terbukti berhasil mengurangi jumlah migran yang mencoba mencapai daratan Australia dan menjadi sebuah kebijakan populer dari partai konservatif yang berkuasa. (Dion Pramana / AP)

Tags: Imigran Gelap
Previous Post

Ini Cara Menteri Yohanna Hentikan Pengiriman TKI

Next Post

Yusril Sebut Ada Motif Politik di Kasus Mobil Listrik Dahlan Iskan

Related Posts

Diplomasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Naik 5 Hari Beruntun
Luar Negeri

Diplomasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Naik 5 Hari Beruntun

April 24, 2026
Diplomasi Buntu, Kicauan Trump di Medsos Hambat Damai AS-Iran
Luar Negeri

Diplomasi Buntu, Kicauan Trump di Medsos Hambat Damai AS-Iran

April 24, 2026
Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran
Luar Negeri

Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran

April 11, 2026
Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang
Luar Negeri

Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang

April 6, 2026
Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz
Luar Negeri

Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz

April 6, 2026
Heboh Netanyahu Diisukan Meninggal
Luar Negeri

Heboh Netanyahu Diisukan Meninggal

Maret 16, 2026

TERKINI

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

TERPOPULER

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved