Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

PT. Lapindo Brantas Inc. Lakukan “Workover” Sumur Wunut Hari Ini, Dalam Upaya Meningkatkan Produksi Gas Nasional

by Aulia Rachman Siregar
Mei 25, 2016
in Migas, Nasional
Reading Time: 2min read
PT. Lapindo Brantas Inc. Lakukan “Workover” Sumur Wunut Hari Ini, Dalam Upaya Meningkatkan Produksi Gas Nasional
0
SHARES
199
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

INDONESIA VISIONER, Sidoarjo  – PT Lapindo Brantas. Inc akan melakukan pembersihan sumur atau workover di Sumur Wunut 4 dan 19 sebagai upaya untuk meningkatkan produksi gas yang ada di masing-masing sumur tersebut.

Langkah pihak  PT Lapindo Brantas. Inc melakukan workover merupakan bagian dari upaya meningkatkan produksi gas nasional secara keseluruhan.

Vice President Corporate Communication Lapindo Brantas Inc Hesti Armiwulan, mengatakan, saat ini di wilayah kerja Wunut Sidoarjo hanya mampu memproduksi gas sebanyak 4 juta kaki kubik per hari.

“Kami berharap dengan adanya workover tersebut kemampuan sumur yang ada di Wunut akan meningkat menjadi 10 juta kaki kubik per harinya,” katanya saat jumpa media di Sidoarjo.

Saat ini, 11 dari 21 sumur milik Lapindo yang ada di Wunut masih beroperasi dengan hasil produksi yang cukup sedikit.

“Kondisi inilah salah satunya yang menyebabkan dana bagi hasil produksi hasil alam kepada pemerintah daerah khususnya di Kabupaten Sidoarjo nihil,” katanya.

Ia mengatakan, secara simbolik pembersihan sumur atau workover di Sumur Wunut 4 dan 19 akan dilakukan tanggal 25 Mei 2016 (hari ini).

Ia mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat yang ada di sekitar sumur terkait dengan rencana pembersihan sumur ini.

“Kami juga sudah mengantongi izin dari SKK Migas terkait dengan workover ini, dan yang perlu dicatat adalah pembersihan ini secara teknis aman,” katanya.

Ia mengatakan, pada saat pembersihan sumur ada alat berat yang didatangkan ke lokasi sumur, termasuk pipa-pipa yang akan digunakan untuk proses pembersihan ini.

“Bentuknya memang sama persis dengan pengeboran baru, tetapi ini bukan pengeboran karena sudah ada sumur yang sudah beroperasi, dan tinggal dibersihkan saja,” katanya.

Untuk lama pengerjaan pembersihan itu sendiri, kata dia, akan memakan waktu sekitar sepuluh sampai dengan 14 hari tergantung dari lokasi pengeboran.

“Kalau untuk sumur di Wunut 4 waktu yang dibutuhkan sekitar sepuluh hari, sementara itu untuk yang di Wunut 19 akan membutuhkan waktu yang lebih lama yaitu 14 hari karena ada penggantian pipa dan juga pemasangan pompa,” katanya. (Hdr-VIS)

Previous Post

Hakim Agung: Susah cari calon hakim yang betul-betul bersih

Next Post

Masyarakat Rohil resah dengan kehadiran PT. Chevron Pacifik Indonesia (CPI)

Related Posts

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana
Nasional

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026
Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Gejolak Harga Energi Berlanjut, Rupiah Masih Tertekan

April 27, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol
Ekonomi

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

April 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved