INDONESIA VISIONER, Sidoarjo – PT Lapindo Brantas. Inc akan melakukan pembersihan sumur atau workover di Sumur Wunut 4 dan 19 sebagai upaya untuk meningkatkan produksi gas yang ada di masing-masing sumur tersebut.
Langkah pihak PT Lapindo Brantas. Inc melakukan workover merupakan bagian dari upaya meningkatkan produksi gas nasional secara keseluruhan.
Vice President Corporate Communication Lapindo Brantas Inc Hesti Armiwulan, mengatakan, saat ini di wilayah kerja Wunut Sidoarjo hanya mampu memproduksi gas sebanyak 4 juta kaki kubik per hari.
“Kami berharap dengan adanya workover tersebut kemampuan sumur yang ada di Wunut akan meningkat menjadi 10 juta kaki kubik per harinya,” katanya saat jumpa media di Sidoarjo.
Saat ini, 11 dari 21 sumur milik Lapindo yang ada di Wunut masih beroperasi dengan hasil produksi yang cukup sedikit.
“Kondisi inilah salah satunya yang menyebabkan dana bagi hasil produksi hasil alam kepada pemerintah daerah khususnya di Kabupaten Sidoarjo nihil,” katanya.
Ia mengatakan, secara simbolik pembersihan sumur atau workover di Sumur Wunut 4 dan 19 akan dilakukan tanggal 25 Mei 2016 (hari ini).
Ia mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat yang ada di sekitar sumur terkait dengan rencana pembersihan sumur ini.
“Kami juga sudah mengantongi izin dari SKK Migas terkait dengan workover ini, dan yang perlu dicatat adalah pembersihan ini secara teknis aman,” katanya.
Ia mengatakan, pada saat pembersihan sumur ada alat berat yang didatangkan ke lokasi sumur, termasuk pipa-pipa yang akan digunakan untuk proses pembersihan ini.
“Bentuknya memang sama persis dengan pengeboran baru, tetapi ini bukan pengeboran karena sudah ada sumur yang sudah beroperasi, dan tinggal dibersihkan saja,” katanya.
Untuk lama pengerjaan pembersihan itu sendiri, kata dia, akan memakan waktu sekitar sepuluh sampai dengan 14 hari tergantung dari lokasi pengeboran.
“Kalau untuk sumur di Wunut 4 waktu yang dibutuhkan sekitar sepuluh hari, sementara itu untuk yang di Wunut 19 akan membutuhkan waktu yang lebih lama yaitu 14 hari karena ada penggantian pipa dan juga pemasangan pompa,” katanya. (Hdr-VIS)






