Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Jualan BBM Bersubsidi Pertamina Untung Rp 8,3 Triliun

by Aulia Rachman Siregar
September 23, 2016
in Migas
Reading Time: 2min read
Jualan BBM Bersubsidi Pertamina Untung Rp 8,3 Triliun
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id Jakarta-Berdasarkan data yang bersumber dari laporan keuangan PT Pertamina (Persero) pada semester pertama 2016, keuntungan yang diraih Pertamina ternyata berasal dari produk-produk bersubsidi.

Laporan keuangan perusahaan pelat merah ini menyebutkan, bahwa pelaksanaan Public Service Obligation (PSO) dan penugasan (kerosene, Elpiji 3kg, solar dan premiun non-Jamali) telah memberikan laba hinggga 755 juta dollar AS atau setara dengan Rp 9,81 triliun (asumsi rupiah Rp 13.000 per dollar AS).

Kontribusi BBM PSO dan penugasan mencapai 637 juta dollar AS atau setara Rp 8,3 triliun dan dari Elpiji 3 kg sebesar 117 juta dollar AS atau setara Rp 1,5 triliun.

Pengamat Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati mengatakan, Pertamina seharusnya tidak berdagang kepada rakyat dengan cara mengambil untung yang besar dari jualan BBM bersubsidi seperti premium dan solar.

“Pertamina harus transparan. Jangan rakyat yang menderita di atas keuntungan Pertamina,” ujar Enny di Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Menurut Enny, sampai saat ini Pertamina belum ada inisiatif untuk mengungkap harga keekonomian atas BBM subsidi ini secara transparan.

“Masyarakat hanya disuguhkan tentang keuntungan, laba dan kinerja Pertamina tanpa tahu transparansi harga keekonomian BBM subsidi tersebut,” sebut Enny.

Dalam penjelasan di laporan keuangannya, Pertamina menyatakan, bahwa laba usaha BBM PSO 449,9 persen lebih tinggi dibandingkan periode 2015.

Tingginya kenaikan laba ini disebabkan oleh rendahnya biaya produk sejalan dengan penurunan harga MOPS (Mid Oils Platts Singapore) dan ICP (harga minyak mentah Indonesia) yang merupakan komponen pembentuk biaya produk.

Realisasi ICP di semester pertama 2016 hanya 36,16 dollar per barel, jauh dibawah RKAP Pertamina sebesar 50 dollar AS per barel.

Maka dengan modal harga minyak yang rendah, menjual BBM dan Elpiji subsidi di harga tinggi, di semester pertama ini Pertamina mampu mengantongi pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar 4,1 miliar dollar.

Dengan EBITDA margin sebesar 23,9 persen atau 128 persen dari RKAP yang dirancang perusahaan.

Sementara laba bersihnya mencapai 1,83 miliar dollar atau 113 persen lebih tinggi dari RKAP perseroan. (Vis/don)

Tags: bbm subsidijualanpertamina untung
Previous Post

Bupati Halmahera Selatan : Swasembada pangan bentuk mewujudkan ketahanan nasional

Next Post

Pertamina Untung dengan strategi efisiensi dan penekanan losses

Related Posts

Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Gejolak Harga Energi Berlanjut, Rupiah Masih Tertekan

April 27, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol
Ekonomi

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

April 21, 2026
Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga
BUMN

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

April 21, 2026
Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi
Ekonomi

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

April 21, 2026
Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz
Ekonomi

Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz

April 19, 2026
PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon
BUMN

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

TERPOPULER

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved