Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Serikat Pekerja SKK Migas Senang Dengan Penunjukan Ignatius Jonan Sebagai Menteri ESDM

by Aulia Rachman Siregar
Oktober 18, 2016
in Migas
Reading Time: 2min read
Serikat Pekerja SKK Migas Senang Dengan Penunjukan Ignatius Jonan Sebagai Menteri ESDM

Visioner.id Jakarta-  Ditunjuknya Ignatius Jonan sebagai Menteri ESDM disambut baik oleh Serikat Pekerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SP SKK Migas) .

“Kami menyambut baik kehadiran Pak Jonan selaku Menteri ESDM, Profesionalitas Pak Jonan dibutuhkan dalam me-manage sektor ESDM untuk berjalan lebih baik,” ujar Yapit Saptaputra, Sekretaris Jenderal SP SKK Migas dalam Siaran Pers di Jakarta, Selasa (18 /10/2016).

Ketiadaan pengalaman Menteri Jonan dalam penanganan sektor ESDM bukanlah masalah utama, dan Yapit  optimis jika Menteri ESDM yang baru dapat segera menyesuaikan dan dapat segera bekerja optimal untuk memberikan kontribusinya bagi Bangsa dan Negara, “tangan dingin beliau dalam menangani KAI walaupun background sebelumnya adalah Bankir dan juga pembenahan-pembenahan yang dilakukan pada Kementerian Perhubungan adalah bentuk nyata Profesionalitas Pak Menteri dalam menangani Institusi dimana beliau ditempatkan,” katanya.

SP SKK Migas juga meminta komitmen dari Menteri ESDM yang baru agar Revisi Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas) agar menjadi prioritas dalam agenda kerja beliau karena kunci dari penanganan sektor migas berada pada revisi undang-undang migas yang masih terkatung-katung.

“Paket ekonomi Presiden Jokowi sd Paket ke XII, dan diikuti oleh adanya revisi Undang-undang Migas yang baru tentunya akan semakin menarik posisi Indonesia kedalam daftar Negara yang layak untuk berinvestasi terutama dari sisi migas, bisa kita lihat lesunya penawaran-penawaran wilayah kerja beberapa tahun ini karena belum adanya kepastian hukum dan justru banyak disinsentif yang diberikan kepada para investor,” ujarnya.

Selain itu SP SKK Migas menyampaikan agar target kegiatan industri hulu migas bukan lagi sekedar untuk penerimaan Negara tapi lebih kepada memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk mempercepat pembangunan ekonomi maupun peningkatan kapasitas nasional. “Multiplier efek harus diutamakan ketimbang sekedar penerimaan Negara,”.

Terkait dengan temuan BPK atas SKK Migas dan diberikannya opini Adverse kepada SKK Migas, sebagaimana hasil pertemuan Serikat Pekerja SKK Migas dengan Auditor Utama VII opini tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi Pemerintah untuk lebih memperhatikan kejelasan status SKK Migas. Tragedi 12 November 2012 telah berjalan nyaris 4 tahun dan bentuk badan SKK Migas sendiri yang berupa Satuan kerja tentunya menciptakan ketidakpastian bagi para Pekerjanya.

Hal ini tentunya harus disikapi secara serius oleh Pemerintah. Ketidakjelasan bentuk lembaga secara undang-undang menyebabkan timbulnya potensi masalah yang tidak aka nada habisnya yang kedepannya justru akan mengganggu  proses pengelolaan industri hulu migas mulai dari masalah penganggaran, ketenagakerjaan dan masalah-masalah lain yang dihadapi oleh KKKS saat ini “Hal tersebut juga merupakan urgensi lain kenapa percepatan revisi undang-undang migas kembali lagi saya sampaikan harus dipercepat,” ujar Yapit.

SP SKK Migas juga meminta jaminan kepastian pekerjaan dan jaminan hak-hak pekerja diberikan sesuai dengan aturan dan perundangan yang berlaku jika terjadi perubahan sistem kelembagaan dari yang saat ini hanya sementara menjadi permanen. “Sebagai prajurit terdepan yang bertugas mengawal industri hulu migas, kami tentu saja siap ditempatkan kedalam bentuk organisasi manapun juga, nilai-nilai profesionalitas akan kami kedepankan, hanya saja Pemerintah jangan sampai alpa untuk menjamin hak-hak Pekerja” kata Yapit Saptaputra. (Vis/bal)

Tags: esdmignatius jonanserikat pekerja skk migas
Previous Post

Perubahan Iklim dan Ancaman Kedaulatan Pangan

Next Post

Jokowi Diminta Bersihkan Pungli di Bea Cukai agar Dwelling Time Efektif

Related Posts

Antrean BBM Subsidi Warnai Momen HUT RI di Pangkalpinang
Daerah

Antrean BBM Subsidi Warnai Momen HUT RI di Pangkalpinang

Agustus 17, 2026
Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah
BUMN

Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah

Agustus 15, 2026
Harga BBM Pertamina Sabtu 8 Agustus 2026: Ada Perubahan? Begini Daftar Terbaru
BUMN

Harga BBM Pertamina Sabtu 8 Agustus 2026: Ada Perubahan? Begini Daftar Terbaru

Agustus 8, 2026
Sulap Sampah Jadi Energi Bersih, Pertamina Perkuat Transisi Energi
Daerah

Sulap Sampah Jadi Energi Bersih, Pertamina Perkuat Transisi Energi

Agustus 5, 2026
Kunjungi Tiga Fasilitas Strategis, Komut Pertamina Perkuat Sinergi One Pertamina
BUMN

Kunjungi Tiga Fasilitas Strategis, Komut Pertamina Perkuat Sinergi One Pertamina

Agustus 5, 2026
PLN Masuk ke Sekolah, Siswa Diajak Sulap Sampah Jadi Energi
Migas

PLN Masuk ke Sekolah, Siswa Diajak Sulap Sampah Jadi Energi

Agustus 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

TERPOPULER

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved