Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Siapakah Elia Massa Manik, Dirut Pertamina terpilih?

by Aulia Rachman Siregar
Maret 15, 2017
in Migas
Reading Time: 2min read
Siapakah Elia Massa Manik,  Dirut Pertamina terpilih?
0
SHARES
226
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id Jakarta-  Akhirnya Elia Massa Manik terpilih menjadi Direktur Utama Pertamina. Elia kini masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III.

Informasi yang beredar, Rabu (15/3), Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyetujui nama Elia.

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Rini Soemarno pada Selasa (14/3) menghadap Jokowi dan memberikan nama itu. Setelah tanya jawab dengan Luhut dan Rini tentang sosok Elia, Jokowi menyetujui.

Elia secara resmi akan dikukuhkan menjadi Dirut Pertamina setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang rencananya akan digelar Kamis (16/3).

Siapa sosok Elia?

Elia Massa Manik dipercaya untuk memimpin perusahaan perkebunan BUMN, PT Perkebunan Nusantara III (persero) sejak 2016. Kala itu, holding BUMN perkebunan itu tengah menghadapi krisis keuangan karena utang yang menggunung. Holding BUMN perkebunan ini memiliki utang Rp 33,24 triliun pada semester I-2016. Utang ini merupakan konsolidasi dari 13 PTPN di bawah PTPN III. Utang ini harus segera dibereskan, sebab ke depan bisa mengganggu kinerja perseroan.

Selain mencatat utang, PTPN III sendiri sebagai holding mencatat rugi Rp 823,43 miliar pada semester I-2016. Rugi ini membengkak dari tahun 2015 yang mencapai Rp 613,27 miliar. Sedangkan pendapatan di semester I-2016 tercatat sebesar Rp 13,36 triliun.

Holding BUMN di sektor perkebunan dibentuk sejak Agustus 2014. Saat itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meneken Peraturan Pemerintah pembentukan holding BUMN perkebunan, Di dalam holding ini, terdapat 14 BUMN kebun yakni PTPN I sampai PTPN XIV.

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (PTPN III) dipercaya sebagai induk holding. Dengan pembentukan holding ini diharapkan bisa memperbaiki kinerja perseroan ke depan.

Mengelola 14 perusahaan perkebunan negara dengan jumlah karyawan ratusan ribu orang, bukanlah pekerjaan mudah. Elia Massa Manik ditugaskan untuk bisa menyehatkan kembali laporan keuangan perseroan.

Setelah mengkaji kinerja PTPN I sampai PTPN XIV, menjalankan restrukturisasi untuk memperbaiki kinerja. Tujuannya menghasilkan efisiensi dan efektivitas dalam semua aspek. Restrukrisasi berjalan untuk semua bidang tidak hanya keuangan saja. Pasalnya, holding membayar bunga sebesar Rp 12,5 miliar per hari.

Di tangan Elia Massa Manik, jumlah direksi PTPN dipangkas maksimal tiga direksi. Sebelumnya, satu PTPN dapat mempunyai empat sampai lima direktur.

Berbagai cara dilakukan Elia Massa Manik untuk menyehatkan perusahaan di antaranya memangkas biaya produksi dan menggenjot produktivitas dan melakukan efisiensi jumlah direksi. Perubahan dimulai dari top management.

Elia melakukan pembenahan industri agro mesti dengan tiga langkah bersamaan yaitu usaha hulu, medium dan hilir. Di sektor upstream (hulu) harus efisien. Down stream (hilirisasi) akan berhasil juga upstrem efisien. Ini tantangan dalam menjalankan holding agro. Apabila tidak bisa efisien forget it, Hilir akan mati. Saat ini, 95 persen PTPN bergerak pada di hulu dengan dominasi industri kelapa sawit, maka yang perlu dikejar dan digenjot dari sisi kapasitas. Produktivitas bisa diperbaiki dalam waktu tiga tahun.

Elia Massa Manik juga pernah memimpin Elnusa dari Juni 2011 hingga Mei 2014. Saat itu, kondisi perusahaan juga tengah krisis dan dia mampu menyelamatkan Elnusa dari kebangkrutan, bahkan hampir ditutup dalam waktu yang relatif singkat, hanya 2,5 tahun.

Elia Massa Manik masuk ke Elnusa setelah perusahaan ini dibobol oleh direktur keuangannya sendiri dan mempunyai segudang masalah yang diibaratkan kapal yang hampir karam.

Tags: Dirut baru pertaminaElia Massa ManikTERPILIH
Previous Post

H. Lulung: Pemecatan itu hanya lucu lucuan

Next Post

FP BUMN : Dirut baru pertamina harus paham migas

Related Posts

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon
BUMN

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon

April 11, 2026
Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut
BUMN

Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut

April 6, 2026
Hingga Kini, ESDM Sudah Restui 580 Juta Ton RKAB Batu Bara 2026
Energi

Hingga Kini, ESDM Sudah Restui 580 Juta Ton RKAB Batu Bara 2026

April 6, 2026
Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang
Luar Negeri

Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang

April 6, 2026
Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz
Luar Negeri

Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz

April 6, 2026
Bahlil Buka Opsi Kerja Sama EBT hingga Impor Minyak dari Brunei
Migas

Bahlil Buka Opsi Kerja Sama EBT hingga Impor Minyak dari Brunei

Maret 16, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved