Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

PB IKAMI SUlSEL Bersama Dirut PT. Timah Industri Gelar Ngobrol Perkara Energi

by Visioner Indonesia
Desember 19, 2020
in Energi
Reading Time: 2min read
0
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter


Visioner.id, Jakarta – Pengurus Besar IKAMI Sulsel Tahun 2020-2022 yang di pimpin langsung oleh Rahmat Al Kahfi dalam agenda Ngobrol Perkara Energi (Ngopi) yakni topic tentang tata kelola energi dan sumber daya mineral. Keynote Speaker yakni Johan NB Nababan yang sebagai Direktur PT. Timah Industri.

Dalam diskusi melalui virtual zoom itu Johan NB Nababan mengungkapkan bahwa  nikel hanya ada di Sulsel, Sulawesi Tenggara dan Maluku Tenggara. Nikel adalah bahan anti karat. Bauksit ada di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Sedangkan emas hampir ada di seluruh Indonesia. Inilah yang disadari oleh pemerintah untuk bagaimana mengelolanya dengan sebermanfaat mungkin agar mencapai hasil diinginkan. Ungkap Dirut PT. Timah Industri Johan NB Nababan.

Dikatakan oleh Dirut PT. Timah Industri banyak pihak tidak mengetahui bahwa hilirisasi mineral sudah dirancang sejak masa order lama dulu sejak kedatangan Presiden RI yang ke-1 Bung Karno yang mengunjungi Pabrik Stainless Steel   (SS) Ansteel di anhui oleh Republik rakyat China pada tahun 1956 dan pada saat itulah Bung Karno berpidato di depan buruh dan manajemen Pabrik SS.

“Dunia sepakat untuk fokus dalam konsen bahan alam nikel ini. Batu bara dan minyak bumi kini sudah mulai berkurang, karena nikel sekarang itu memiliki kandungan litium yang dimana dapat menyiman sebuah energi baterai listrik. Tentu ini mampu memberikan efek ke depan untuk seluruh dunia khususnya Indonesia.” Terang Johan NB Nababan yang sebagai Direktur Utama PT. Timah Industri.

Indonesia hari ini perlu hilirisasi energi, dan hari ini akhir tahun 2020 dimana Indonesia akan memasuki tahun 2021 tentunya perlu memberdayakan aspek mineral agar mampu mencipatakan pembaharuan energi yang ke depan mampu memberikan penyimpanan energi untuk Indonesia tercinta. Katanya melalui virtual zoom dengan topic tata kelola energi dan sumber daya mineral. Pada hari Sabtu, (19/12/2020).

Berdasarkan data dari kementrian didapatkan bahwa porsi energi baru (EBT) dalam baruan energi nasional hingga semester pertama 2020 baru mencapai 9,15% dan target 23% pada tahun 2025. Besarnya jarak antara target yang ingin dicapai dengan kondisi  saat ini, mengindisikan bahwa pemerintah harus mampu melakukan transformasi energi dan start lebih duluan untuk maju mencapai target tersebut. Dan ternyata masih banyak energi kita yang belum terberdayakan secara optimal. Terang Johan NB Nababan yang sebagai Dirut PT. Timah Industri.

Lanjut Johan NB Nababan, daerah Sulsel kalau mampu di kelola dengan baik energinya itu mampu menerangi daerah Sulsel hingga Sulselbar. Karena kita punya energi besar yang terkandung di negara kita ini. Di daerah-daerah Indonesia pun energi nikel apa lagi berbicara uranium yang sangat panjang hampir habisnya kalau ini kita mampu menggagas dan menciptakan pabrik pengelolaan daya simpan energi listrik, tentu energi ini mampu menjadi sebuah matahari bagi seluruh Negara Indonesia. Tambahnya.

“Saya ini jurusan ekonomi, tapi saya belajar otodidak tentang hilirisasi mineral dan sekarang saya dipercayakan jadi Dirut PT. Timah Industri. Maksud saya teman-teman milenial ini walaupun jurusan tidak sesuai, tapi ayo belajar hal-hal baru, karena sekarang dunia sedang hebo-hebohnya membahas terkait hilirisasi mineral tambang.” Jadi jangan pernah berfikir pesimis untuk maju. Selama bermanfaat maka lakukanlah. Harapnya.(*).

Previous Post

Fira Cell: Hadir Untuk Segala Provider Khususnya Smartfren

Next Post

Berhasil Kendalikan Ibukota, PMIT: Kapolda Metro Jaya Layak Dipertimbangkan Jadi Kapolri

Related Posts

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon
BUMN

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon

April 11, 2026
Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut
BUMN

Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut

April 6, 2026
Hingga Kini, ESDM Sudah Restui 580 Juta Ton RKAB Batu Bara 2026
Energi

Hingga Kini, ESDM Sudah Restui 580 Juta Ton RKAB Batu Bara 2026

April 6, 2026
Energi

Jelang Idulfitri, Bahlil Pastikan Cadangan BBM dan LPG Aman

Maret 4, 2026
Energi

Bahlil Ungkap Arah Dewan Energi Nasional (DEN) 2026-2030

Januari 29, 2026
Energi

Rosan Bicara Soal Danantara Akan Ambil Alih Tambang Emas Martabe

Januari 29, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

TERPOPULER

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved