Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Din Syamsuddin deklarasi PIM

by Aulia Rachman Siregar
Mei 22, 2016
in Nasional
Reading Time: 2min read
Din Syamsuddin deklarasi PIM
0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Indonesia visionser-. Sabtu (21/5/2016) di Gedung Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, didendeklarasikan Perkumpulan Pergerakan Indonesia Maju (PIM). Perkumoulan ini diinisiasi oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Dalam sambutannya Din mengatakan, perkumpulan ini dibentuk bukan untuk dijadikan partai politik.

Din juga meng emukakan pembentukan PIM ini untuk memperjuangkan cita-cita bangsa sebagai negara Indonesia yang maju dan bermartabat yang berlatar belakang dari lintas etnis dan profesi.

“Pergerakan Indonesia Maju ini tidak diniatkan dan tidak dirancang menjadi parpol. Pergerakan Indonesia Maju ini adalah pergerakan anak-anak bangsa lintas suku dan profesi untuk terlbat di aksi kemanusiaan dan program kemasyarakatan,” ucap Din dalam sambutannya deklarasinya.

Politik yang dilakukan PIM berbasis pada nilai moral.

“Sebagai tokoh dan figur, tentu saya tidak akan berdiam diri untuk masalah yang dihadapi bangsa. Maka politik yang dilakukan PIM adalah politik nilai dan moral,” tegasnya

Din Syamsuddin yang menjadi Ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju ini mengatakan Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius. Era globalisasi mendorong munculnya sifat individualisme.

“Pada era globalisasi yang mendorong munculnya individualisme negara dan bangsa dewasa ini. Indonesia menghadapi tantangan ganda, yakni tantangan kemajemukan secara internal, dan tantangan pemajemukan secara eksternal,” tambahnya

Kegagalan mengelola kemajemukan tidak mustahil bangsa Indonesia jadi pecah berkeping-keping. Oleh karena itu, lanjut Din, pengelolaan kemajemukan memerlukan rekayasa sejarah dan budidaya nilai-nilai keutamaan untuk memelihara integritas bangsa. Untuk itu diperlukan upaya sungguh-sungguh, dengan daya tahan tangguh dan kerja berpeluh-peluh oleh segenap anak negeri dalam lintasan generasi dan perjuangan tidak kenal henti.

“Penguatan negara dan watak bangsa atau yang disebut Bung Karno sebagai Nation and Character Building, tetap perlu menjadi narasi dan agenda besar bangsa, terutama di tengah gejala merosotnya watak bangsa dewasa ini. Menghadapi dinamika global baru ini, diperlukan selain mekanisme pertahanan diri terhadap dampak negatif globalisasi, juga strategi peradaban yang relevan dan kontekstual dengan watak kompetitif dari era baru,” tutup Din. (MR. Vis)

Previous Post

Luhut Akui PKI ingin bangkit di Indonesia

Next Post

Muhammadiyah tolak hukum kebiri bagi pelaku kekerasan seksual

Related Posts

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang
Nasional

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Juli 22, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Juli 18, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

Juli 15, 2026
Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi
Nasional

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

Juli 7, 2026
JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat
Nasional

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Juli 7, 2026
Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital
Nasional

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

Juli 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

TERPOPULER

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved