Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Din Syamsuddin deklarasi PIM

by Aulia Rachman Siregar
Mei 22, 2016
in Nasional
Reading Time: 2min read
Din Syamsuddin deklarasi PIM
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Indonesia visionser-. Sabtu (21/5/2016) di Gedung Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, didendeklarasikan Perkumpulan Pergerakan Indonesia Maju (PIM). Perkumoulan ini diinisiasi oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Dalam sambutannya Din mengatakan, perkumpulan ini dibentuk bukan untuk dijadikan partai politik.

Din juga meng emukakan pembentukan PIM ini untuk memperjuangkan cita-cita bangsa sebagai negara Indonesia yang maju dan bermartabat yang berlatar belakang dari lintas etnis dan profesi.

“Pergerakan Indonesia Maju ini tidak diniatkan dan tidak dirancang menjadi parpol. Pergerakan Indonesia Maju ini adalah pergerakan anak-anak bangsa lintas suku dan profesi untuk terlbat di aksi kemanusiaan dan program kemasyarakatan,” ucap Din dalam sambutannya deklarasinya.

Politik yang dilakukan PIM berbasis pada nilai moral.

“Sebagai tokoh dan figur, tentu saya tidak akan berdiam diri untuk masalah yang dihadapi bangsa. Maka politik yang dilakukan PIM adalah politik nilai dan moral,” tegasnya

Din Syamsuddin yang menjadi Ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju ini mengatakan Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius. Era globalisasi mendorong munculnya sifat individualisme.

“Pada era globalisasi yang mendorong munculnya individualisme negara dan bangsa dewasa ini. Indonesia menghadapi tantangan ganda, yakni tantangan kemajemukan secara internal, dan tantangan pemajemukan secara eksternal,” tambahnya

Kegagalan mengelola kemajemukan tidak mustahil bangsa Indonesia jadi pecah berkeping-keping. Oleh karena itu, lanjut Din, pengelolaan kemajemukan memerlukan rekayasa sejarah dan budidaya nilai-nilai keutamaan untuk memelihara integritas bangsa. Untuk itu diperlukan upaya sungguh-sungguh, dengan daya tahan tangguh dan kerja berpeluh-peluh oleh segenap anak negeri dalam lintasan generasi dan perjuangan tidak kenal henti.

“Penguatan negara dan watak bangsa atau yang disebut Bung Karno sebagai Nation and Character Building, tetap perlu menjadi narasi dan agenda besar bangsa, terutama di tengah gejala merosotnya watak bangsa dewasa ini. Menghadapi dinamika global baru ini, diperlukan selain mekanisme pertahanan diri terhadap dampak negatif globalisasi, juga strategi peradaban yang relevan dan kontekstual dengan watak kompetitif dari era baru,” tutup Din. (MR. Vis)

Previous Post

Luhut Akui PKI ingin bangkit di Indonesia

Next Post

Muhammadiyah tolak hukum kebiri bagi pelaku kekerasan seksual

Related Posts

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’
Nasional

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’

April 11, 2026
Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal
Nasional

Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal

April 11, 2026
Kata Istana Soal Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih
Nasional

Kata Istana Soal Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih

April 11, 2026
Prabowo Curhat Pelaku Korupsi Biayai Gerakan Lawan Pemerintah 
Nasional

Prabowo Curhat Pelaku Korupsi Biayai Gerakan Lawan Pemerintah 

April 11, 2026
Jokowi Telepon MBZ, Tanya Perkiraan Kapan Perang Berakhir
Nasional

Jokowi Telepon MBZ, Tanya Perkiraan Kapan Perang Berakhir

April 6, 2026
Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya
Nasional

Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya

Maret 20, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved