Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Kapolri : Tak Ada Larangan Untuk Mengenakan Kaos, “Turn Back Crime” Berdampak Positif di Masyarakat

by Aulia Rachman Siregar
Mei 31, 2016
in Nasional
Reading Time: 2min read
Kapolri : Tak Ada Larangan Untuk Mengenakan Kaos, “Turn Back Crime” Berdampak Positif di Masyarakat
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

INDONESIA VISIONER, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti membantah telah melarang masyarakat memakai atribut Turn Back Crime (TBC). Karena atribut tersebut bukan seragam resmi kepolisian, baik di Indonesia maupun lembaga Interpol.

“TBC itu bukan uniform polisi, bukan juga uniform Interpol. TBC itu hanya moto dari Interpol. Boleh siapa saja pakai itu, tak ada larangan,” kata Badrodin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Badrodin berpendapat, polisi tidak memiliki dasar hukum melarang warga mengenakan kaus Turn Back Crime, yang dipopulerkan Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti.

Berbeda dengan Krishna yang mengimbau masyarakat sipil tidak memakai baju Turn Back Crime biru dongker bertuliskan ‘polisi’ di bagian punggung, Badrodin malah memberi kebebasan masyarakat memakainya.

“Sekali pun belakangnya tulisan ‘polisi’, boleh, enggak apa-apa. Apakah terus kalau ditulis ‘polisi’, dia musti polisi? Bukan itu. Bukan uniform polisi,” tegas dia.

Badrodin pun menyayangkan penyebarluasan berita adanya Surat Edaran Kapolri terkait larangan memakai atribut Turn Back Crime tanpa konfirmasi ke Humas Polri.

“Ada Kadiv Humas di Mabes Polri, kenapa tidak menanyakan? Ada Kabid Humas Polda Metro, kenapa kamu nggak nanya?” tanya dia.

Badrodin menilai dampak kampanye Turn Back Crime positif terhadap masyarakat, karena semangat mencegah atau menanggulangi kejahatan dapat tertanam di jiwa pemakainya.

“Saya tidak bisa melihat dampak negatif. Saya melihat dampak positif. Setiap orang pakai TBC, mengingatkan dia bahwa kejahatan harus dicegah dan ditanggulangi,” terang dia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih sebelumnya mengaku, telah menerima Surat Edaran Kapolri, yang berisi larangan masyarakat sipil mengenakan atribut khusus polisi atau Interpol sepertiTurn Back Crime. (Hdr-VIS)

 

Previous Post

KADIN Menghimbau “Tax Amnesty” Juga Berlaku Bagi UMKM

Next Post

Mobil Karya Imei Team Creativity UMSIDA Siap Diadu Dalam Pentas Internasional

Related Posts

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’
Nasional

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’

April 11, 2026
Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal
Nasional

Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal

April 11, 2026
Kata Istana Soal Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih
Nasional

Kata Istana Soal Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih

April 11, 2026
Prabowo Curhat Pelaku Korupsi Biayai Gerakan Lawan Pemerintah 
Nasional

Prabowo Curhat Pelaku Korupsi Biayai Gerakan Lawan Pemerintah 

April 11, 2026
Jokowi Telepon MBZ, Tanya Perkiraan Kapan Perang Berakhir
Nasional

Jokowi Telepon MBZ, Tanya Perkiraan Kapan Perang Berakhir

April 6, 2026
Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya
Nasional

Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya

Maret 20, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved