Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Menyoal Kondisi Kebangsaan, GEMA MA Jawa Timur Adakan Rapat Pimpinan Daerah

by Visioner Indonesia
Juni 19, 2019
in Nasional
Reading Time: 2min read
Menyoal Kondisi Kebangsaan, GEMA MA Jawa Timur Adakan Rapat Pimpinan Daerah

FAHMI ISMAIL

JATIM – Kondisi kebangsaan Indonesia beberapa bulan ini menghadapi tantangan yang cukup berat. Proses-proses domokratisasi (Pemilu) menuju negara demokrasi yang matang di guncang oleh situasi politik yang jauh dari kesantuan dan adab mulia.

Proxy war yang dilakukan dengan menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial akan mengadu domba antar kelompok warga negara dapat membuat negara Indonesia terpecah bela.

Di tambah lagi isu-isu hoax yang dimainkan sebelum Pilpres seperti PKI bangkit kembali, Indonesia sudah dikuasai cina, diskriminasi terhadap ulama dan Indonesia menjadi Negara Khilafa.

Akhirnya muncul kelompok yang mengganggap paling pancasilais dan yang paling agamais, yang membela ulama dan tidak membela ulama, sampai yang paling beriman dan yang kafir.

Hal ini menjadikan kondisi kebangsaan Indoensia menghadapi tantangan yang begitu berat, dengan kondisi negara pasca pemilu 2019, yang tidak kondusif dengan ada kelompok yang menolak hasil perhitungan KPU, akhirnya melakukan aksi di depan kantor Bawaslu. Aksi yang terjadi pada tanggal 22 mei itu, menggambarkan kita masyarakat Indonesia sudah kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Melihat kondisi kebangsaan seperti ini, Organisasi Kepemudaan Generasi Muda Mathlaul Anwar Jawa Timur merasa prihatin dengan kondisi kebangsaan sekarang ini. GEMA MA Jawa Timur megajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama Pemerintah menjaga kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Muda Mathlaul Anwar Jawa Timur, Fahmi Ismail mengajak segenap tokoh politik, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, untuk bisa duduk bersama dalam upaya rekonsiliasi agar kondisi ini segera membaik.

“Kami Juga berharap kepada segenap warga masyarakat untuk tetap menjaga kesatuan dan persatuan, sama-sama kita dukung upaya Polisi Republik Indonesia (POLRI) dalam upaya menangkap dalang Kerusuhan 22 Mei 2019 dan Sidang MK ini harus berjalan sesuai koridor Hukum yang berlaku, dan menuntaskan proses penyelesaiannya, agar tidak mengakibatkan kondisi sosial yang semakin buruk dan Insyah Allah semua persoalan tersebut kami akan bahas bersama POLRI, Tokoh Politik dan Tokoh Masyarakat Jawa Timur sebagai Upaya dalam memetakan semua kondisi yang ada pada Rapat Pimpinan Daerah tanggal 27 Juni nanti”, tegas Fahmi. (adt).

Previous Post

Jaya-Ayu Siapkan Gagasan Indonesia Emas 2045

Next Post

Posisi KH. Maruf Amin Sebagai Dewan Pengawas Syariah di 2 Bank Syariah tidak Melanggar Aturan Pemilu

Related Posts

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana
Daerah

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Agustus 20, 2026
Momen Hangat Prabowo, Jokowi, dan Gibran Tampak Mesra
Nasional

Momen Hangat Prabowo, Jokowi, dan Gibran Tampak Mesra

Agustus 17, 2026
Megawati Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP, Doakan Korban Gempa NTT
Nasional

Megawati Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP, Doakan Korban Gempa NTT

Agustus 17, 2026
Saan Mustopa Dorong Percepatan Hunian Tetap bagi 4.000 Pengungsi Gempa NTT
Nasional

Saan Mustopa Dorong Percepatan Hunian Tetap bagi 4.000 Pengungsi Gempa NTT

Agustus 17, 2026
Negara Kita Diuji Kebakaran Hutan dan Bencana Alam
Nasional

Negara Kita Diuji Kebakaran Hutan dan Bencana Alam

Agustus 17, 2026
HUT RI ke-81, Ketua KPK Ingatkan Integritas dan Ajak Bantu Korban Gempa NTT
Nasional

HUT RI ke-81, Ketua KPK Ingatkan Integritas dan Ajak Bantu Korban Gempa NTT

Agustus 17, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

TERPOPULER

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved