Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

PPP: Nurhayati Monoarfa, Land Banking Harus Diatur Undang-Undang

by Visioner Indonesia
Juli 9, 2020
in Ekonomi, Nasional
Reading Time: 1min read
PPP: Nurhayati Monoarfa, Land Banking Harus Diatur Undang-Undang

JAKARTA,Visioner.id- Wakil ketua komisi V DPR-RI Nurhayati Monoarfa mengusulkan agar pemerintah memiliki komitmen untuk mengatur land banking dalam Undang-Undang

Menurut Nurhayati, keterbatasan lahan selama ini menjadi hambatan fisik bagi masyarakat khususnya, pengembang dalam menyediakan lahan untuk perumahan. Terbatasnya lahan menyebabkan harga lahan semakin naik yang kemudian berdampak pada susahnya pembahasan lahan.Kamis (09/07/2020).

Oleh karena itu, diperlukan keseriusan dan komitmen dari pemerintah untuk mengatur land banking dalam Undang-undang sehingga arah pembangunan Indonesia kedepannya memiliki rambu-rambu, jika perlu lahan yang ada harus dikelola oleh lembaga pemerintah, Ujar Nurhayati

Seperti kita ketahui, sampai saat ini, land banking tidak diatur oleh pemerintah sehingga harga lahan terus berkembang dan susah sekali pembebasannya, Ujar wakil ketua komisi V DPR-RI Nurhayati Efendi Monoarfa.

Semestinya, masyarakat ataupun pengembang mudah mendapatkan lahan tanpa harus menemui kesulitan dalam pembebasan lahan atau terkendala harga yang semakin meningkat. Belum lagi terkendala urusan sertifikat dan perizinannya yang sulit.

Sementara, kebutuhan masyarakat akan kepemilikian rumah terus meningkat, backlog setiap tahunnya terus meningkat, ini harus bisa menjadi pertimbangan utama bagi pemerintah. Tegas Nurhayati

Oleh sebab itu, menurut saya, adanya Undang-Undang terkait land banking menjadi keharusan bagi pemerintah. Karena jika land banking diadakan oleh swasta maka makin lama sudah pasti harga tanah akan mengikuti harga yang ditetapkan pada hari itu. Tapi apabila pemerintah yang mengatur, maka secara otomatis harga tanah akan dikendalikan pemerintah, sehingga pengembang akan mendapatkan lahan dengan mudah dan masyarakat juga akan dapat harga perumahan yang sesuai. Ujarnya.

Disisi lain, kami juga dari komisi V khususnya fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), akan terus mendorong pemerintah agar Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ditingkatkan setiap tahunnya, guna memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat. Sehingga masyarakat yang dengan penghasilan rendah tetap bisa mendapatkan rumah dengan mudah dan terjangkau.

Tags: #komisi V DPR- RI#nurhayati efendi monoarfa#partai persatuan pembangunan
Previous Post

Ema Umiyyatul Chusnah; Kalung Anti Corona Ala Kementan Potensi Menguras APBN

Next Post

Kompas Malut Laporkan Bupati Kep Sula ke Bareskrim Polri

Related Posts

Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Calon Gubernur BI ke Istana
Nasional

Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Calon Gubernur BI ke Istana

Agustus 9, 2026
Latihan Gabungan Paskibraka Nasional Dimulai, 8.100 Peserta Siap Tampil di HUT ke-81 RI
Nasional

Latihan Gabungan Paskibraka Nasional Dimulai, 8.100 Peserta Siap Tampil di HUT ke-81 RI

Agustus 9, 2026
OJK: Blokir Ribuan Aplikasi Tak Cukup, 30 Pinjol Ilegal Baru Muncul Setiap Hari
Ekonomi

OJK: Blokir Ribuan Aplikasi Tak Cukup, 30 Pinjol Ilegal Baru Muncul Setiap Hari

Agustus 9, 2026
Wamenpar: Festival Lembah Baliem Perkuat Ekonomi Masyarakat Papua Pegunungan
Daerah

Wamenpar: Festival Lembah Baliem Perkuat Ekonomi Masyarakat Papua Pegunungan

Agustus 9, 2026
PT PAL Mulai Bangun Kapal Selam Scorpene, Bukti Kemandirian Industri Pertahanan RI
Ekonomi

PT PAL Mulai Bangun Kapal Selam Scorpene, Bukti Kemandirian Industri Pertahanan RI

Agustus 9, 2026
PHK 1.900 Karyawan GNI, Suami Istri Terdampak Efisiensi
Daerah

PHK 1.900 Karyawan GNI, Suami Istri Terdampak Efisiensi

Agustus 9, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Sudaryono Wajibkan Pejabat BGN Berkantor di Daerah, Masuk Jakarta Harus Izin

Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Calon Gubernur BI ke Istana

DPR: 88% Transaksi Judol Pakai QRIS, OJK dan Bank Indonesia Diminta Blokir Sistem

Harga Cabai & Beras Naik Akhir Pekan Ini, Cabai Rawit Merah Nyaris Rp60.000

BGN Identifikasi 950 Dapur MBG Diduga Tak Penuhi Standar Sanitasi, Terancam Ditutup Permanen

Lulusan Vokasi Lebih Cepat Diterima Kerja, Kalahkan Sarjana di Pasar Kerja

TERPOPULER

Sudaryono Wajibkan Pejabat BGN Berkantor di Daerah, Masuk Jakarta Harus Izin

Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Calon Gubernur BI ke Istana

DPR: 88% Transaksi Judol Pakai QRIS, OJK dan Bank Indonesia Diminta Blokir Sistem

Harga Cabai & Beras Naik Akhir Pekan Ini, Cabai Rawit Merah Nyaris Rp60.000

BGN Identifikasi 950 Dapur MBG Diduga Tak Penuhi Standar Sanitasi, Terancam Ditutup Permanen

Lulusan Vokasi Lebih Cepat Diterima Kerja, Kalahkan Sarjana di Pasar Kerja

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved