Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Aksi 11 April Rawan Disusupi, Ketum AlMUlk:Kedepankan Dialog Bersama

by Visioner Indonesia
April 10, 2022
in Nasional, Peristiwa
Reading Time: 2min read
Jelang PON Papua Ke-20 ALMULK Angkat Bicara Terkait Keamanan

Jakarta – Rencana aksi besar-besaran secara nasional yang akan digelar oleh kelompok Mahasiswa (BEM SI) mendapat perhatian dari seluruh elemen masyarakat, termasuk DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Indonesia. Menurut Fauzan, Ketua AlMulk Indonesia, aksi pada 11 April 2022 mendatang sangat rawan disusupi oleh oknum pemecah belah.

“Saran kami lebih baik kawan Mahasiswa mengedepankan untuk dialog terbuka dengan Pemerintah. Sehingga perjuangan 11 April itu tidak dikatakan sebagai upaya Makar terhadap Pemerintah, karena telah disusupi oleh oknum pemecah belah yang anti-pemerintah.” Ungkap Fauzan 

Lanjut Fauzan, sikap kritis Mahasiswa untuk mengawal kenaikan BBM, PPN, dan Penundaan Pemilu 2024 ini memang sudah konstitusional sebagaimana amanat UU dalam menjamin kebebasan Demokrasi. Namun kata Mantan BEM Universitas Azzahra ini, sikap kritis juga harus ada pertimbangannya, apalagi saat ini bangsa kita sedang dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

“Ya jangan sampai, dari Aksi yang katanya perjuangkan hak-hak rakyat ini, malah menjadi kesulitan baru bagi rakyat dalam mencari nafkah. Belum lagi sekarang Pemerintah tengah berupaya memaksimalkan untuk memulihan ekonomi nasional.” Tandasnya

Sebagai penutupny, Fauzan juga menyampaikan kepada aparat TNI-Polri agar menindak para Koordinator yang telah meng-agitasi masyarakat dengan sebaran hoax dan ujaran kebencian. Karna kata dia, kelompok Mahasiswa ini telah terprovokasi oleh para koordinator yang masif menyebarkan narasi provokatif terhadap para Mahasiswa dan juga Pelajar.

“Ya lihat aja propaganda mereka dimedia sosial, menggunakan narasi provokatif kepada Mahasiswa, yang berbahaya lagi, mereka juga mempolitisasi para Pelajar. Jadi kami minta agar aparat TNI-Polri untuk menindak oknum-oknum tersebut, demi keselamatan anak bangsa NKRI.” Tutup Fauzan Ohorella, Ketua Umum AlMulk Indonesia.(red)

Tags: Indonesia
Previous Post

BEM STMIK Nilai Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Masa Jabatan, Tidak Perlu di Takuti

Next Post

Demo Mahasiswa 11 April 2022, Ingatkan Polisi Hindari Tindakan Represif

Related Posts

Peristiwa

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Agustus 21, 2026
Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk
Peristiwa

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Agustus 21, 2026
Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana
Daerah

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Agustus 20, 2026
Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir
Daerah

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Agustus 19, 2026
Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026
Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”
Peristiwa

Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”

Agustus 18, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved