Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

DIRGAHAYU BHAYANGKARA KE-71 “Sinergitas Instansi Kepolisian dengan Masyarakat, Pemuda, dan Mahasiswa”

by Aulia Rachman Siregar
Juni 30, 2017
in Opini
Reading Time: 1min read
DIRGAHAYU BHAYANGKARA KE-71 “Sinergitas Instansi Kepolisian dengan Masyarakat, Pemuda, dan Mahasiswa”
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

oleh : Tatang Sugiharto*
Dalam menjalankan tugasnya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Selama 71 tahun kepolisian mengabdikan diri kepada warga dan negara yang diwujudkan dengan kerja nyata. Mulai dari kriminal kelas teri sampai kriminal kelas kakap, mulai maling yang menggunakan peci sampai maling yang berdasi. Tidak sampai disitu kepolisian juga aktif dalam kegiatan social yang dimana sebagai bentuk solidaritas dengan sesama. hal ini lah yang membuat masyarakat dekat dengan kepolisian dan begitu pula sebaliknya.

Keterikatan antara polisi dengan masyarakat yang dimana keduanya memiliki peranya masing-masing sehingga bisa melengkapi satu sama lain membuat kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi tentram dan sejahtera. Masyarakat yang sering kali berdinamika yang dimana mayoritas pelakunya adalah anak muda. maka perlu adanya sebuah kontrol dari kepolisian agar Susana aman dan tertib dapat tercipta. Dinamika yang muncul seringkali tercipta baik itu ulah oknum dari dalam masyarakat itu sendiri maupun adanya doktrin dari luar. Pencurian, penganiayaan dan korupsi adalah salah satu bentuk kejahatan yang dilakukan oleh oknum masyarakat. Masuknya budaya asing yang meyebabkan berubahnya gaya hidup dalam masyarakat menjadi salah satu instrument penyebab tindakan kejahatan seperti pergaulan bebas, minum-minuman keras bahkan sampai narkoba sekarang bukan hal yang baru. Perilaku menyimpang tersebut tentu meresahkan sehingga antara masyarakat dan kepolisian harus saling membantu satu dengan yang lain.

Mahasiswa yang mendapatkan tanggung jawab sebagai agen of change perlu dilibatkan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban didalam masyarakat. Sebagai agen perubahan serta aktor intelektual peran mahasiswa diperlukan untuk mencerdaskan masyarakat, baik dalam menanggapi wacana-wacana publik yang tidak benar serta memberikan contoh attitude yang baik dalam masyarkat. Dalam meciptakan kemanan dan ketertiban negara tiga komponen diatas haruslah dapat bersinergi satu sama lain dengan begitu maka Negara Kesatuan Republik Indonesia akan aman, tertib dan sejahtera.

*) Ketua Umum HMI Korkom Unesa

Previous Post

Ketum Cabang Takengon: HMI Bukan Underbow Parpol

Next Post

HUT Bhayangkara ke 71: Mendukung Komitmen Polri Tegak Lurus dengan Negara dan Rakyat.

Related Posts

BGN Kaji Efesiensi Anggaran
Artikel

Audit Triliunan dan Rapuhnya Negara: Mengapa Kebocoran Fiskal Terus Berulang?

April 23, 2026
Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?
Artikel

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?

April 6, 2026
Default

Menjaga Marwah Bhayangkara: Mengapa Independensi Polri Adalah Harga Mati

Januari 30, 2026
Opini

Menagih Janji di Balik Sepatu Bot Pramono: Mengapa Jakarta 2026 Masih Menjadi Kolam Raksasa?

Januari 24, 2026
Opini

Lumbung Pangan di Balik Jeruji: Saat Penjara Menyuplai Piring Rakyat

Januari 19, 2026
Opini

Mengakhiri Demokrasi Biaya Tinggi:
Pilkada Langsung Itu Gagal: Kenapa Kita Masih Takut Balik ke DPRD?

Januari 5, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

TERPOPULER

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved