oleh : Tatang Sugiharto*
Dalam menjalankan tugasnya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Selama 71 tahun kepolisian mengabdikan diri kepada warga dan negara yang diwujudkan dengan kerja nyata. Mulai dari kriminal kelas teri sampai kriminal kelas kakap, mulai maling yang menggunakan peci sampai maling yang berdasi. Tidak sampai disitu kepolisian juga aktif dalam kegiatan social yang dimana sebagai bentuk solidaritas dengan sesama. hal ini lah yang membuat masyarakat dekat dengan kepolisian dan begitu pula sebaliknya.
Keterikatan antara polisi dengan masyarakat yang dimana keduanya memiliki peranya masing-masing sehingga bisa melengkapi satu sama lain membuat kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi tentram dan sejahtera. Masyarakat yang sering kali berdinamika yang dimana mayoritas pelakunya adalah anak muda. maka perlu adanya sebuah kontrol dari kepolisian agar Susana aman dan tertib dapat tercipta. Dinamika yang muncul seringkali tercipta baik itu ulah oknum dari dalam masyarakat itu sendiri maupun adanya doktrin dari luar. Pencurian, penganiayaan dan korupsi adalah salah satu bentuk kejahatan yang dilakukan oleh oknum masyarakat. Masuknya budaya asing yang meyebabkan berubahnya gaya hidup dalam masyarakat menjadi salah satu instrument penyebab tindakan kejahatan seperti pergaulan bebas, minum-minuman keras bahkan sampai narkoba sekarang bukan hal yang baru. Perilaku menyimpang tersebut tentu meresahkan sehingga antara masyarakat dan kepolisian harus saling membantu satu dengan yang lain.
Mahasiswa yang mendapatkan tanggung jawab sebagai agen of change perlu dilibatkan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban didalam masyarakat. Sebagai agen perubahan serta aktor intelektual peran mahasiswa diperlukan untuk mencerdaskan masyarakat, baik dalam menanggapi wacana-wacana publik yang tidak benar serta memberikan contoh attitude yang baik dalam masyarkat. Dalam meciptakan kemanan dan ketertiban negara tiga komponen diatas haruslah dapat bersinergi satu sama lain dengan begitu maka Negara Kesatuan Republik Indonesia akan aman, tertib dan sejahtera.
*) Ketua Umum HMI Korkom Unesa


