Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Social Control: Mahasiswa Kemana?

by Visioner Indonesia
September 19, 2019
in Opini
Reading Time: 2min read
0
SHARES
46
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa menurut pengertian KBBI, adalah pelajar perguruan tinggi serta dalam struktur pendidikan tertinggi diantara yang lainnya. Tentu saja hal itu benar adanya karna telah menyandang kata Maha yang artinya Besar, atau jika kita logikan mahasiswa merupakan tahapan tertinggi, terbesar setatusnya di ranah pendidikan.

Menurut Knopfemacher, mahasiswa adalah seorang calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan perguruan tinggi yang didik dan diharapkan untuk menjadi calon-calon yang intelektual. Setiap mahasiswa di tuntut memiliki peran dan fungsi sebagaimana title yang di sandangnya yaitu: Guardian Of Value, Agent Of Change, Moral Force dan Social Control.

Guardian Of Value mahasiswa memiliki peran dalam menjaga nilai-nilai masyarakat yang kebenarnya mutlak: kejujuran, keadilan, gotong royong, integritas, empati, yang di tuntun mampu berfikir secara ilmiah tentang nilai-nilai yang mereka jaga. Dan bukan hanya itu saja, mahasiswa juga sebagai pembawa, penyampai, serta penyebar nilai-nilai itu sendiri.

Agent Of Change mahasiswa juga sebagai penggerak yang mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi, dengan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi, maka mahasiswa melakukan peran ini melalui berbagai ilmu, gagasan, serta pengetahuan yang mereka miliki.

Moral Force Mahsasiswa dengan tingkat pendidikannya yang paling tinggi diwajibkan untuk memiliki moral yang baik pula. Tingkat intelektual seorang mahasiswa akan disejajarkan dengan tingkat moralitasnya. Ini yang menyebabkan mengapa mahasiswa menjadi kekuatan dari moral bangsa yang diharapkan dapat menjadi contoh dan penggerak perbaikan moral pada masyarakat.

Sedangkan, Social Control mahasiswa melalui kemampuan intelektual, kepekaan sosial serta sikap kritisnya, diharapkan mahasiswa mampu menjadi pengontrol sebuah kehidupan sosial pada masyarakat dengan cara memberikan saran, kritik serta solusi untuk permasalahan sosial masyarakat ataupun bangsa.

Diantara beberapa peran dan fungsi mahasiswa diatas, sikap kemahasiswaan yang benar-benar dibutuhkan saat ini ialah terdapat pada peran Sosial Control. Dimana dominan mahasiswa era milenial saat ini seakan mengalami degradasi kesadaran, bungkam dan seakan tuli akan panasnya konflik akhir-akhir ini yang tentu saja perannya sangat di butuhkan dalam perubahan sosial. Mahasiswa seakan menjadi fashion beralmamater tanpa jasa, mengheningkan suara teriakan sendiri yang seharusnya menjadi suara rakyat yang tertindas. Sangat miris rasanya jika mahasiswa membiarkan konflik membumi di setiap hari tanpa ada gerakan nyata, padahal mahasiswa diruang sejarah memiliki sub-bab yang sangat baik.

Ketika kita Flashback pada bulan mei tahun 1998 dulu, ratusan mahasiswa berhasil mendesak Presiden Soeharto untuk mundur dari jabatannya sebagai presiden. Tentu ini ialah garis terbaik tercapainya peran mahasiswa yang sebenarnya. Oleh sebab itu, langkah besar yang di ambil oleh mahasiswa tidak hanya duduk dan menamu di kelas kampus saja. Akan tetapi, harus mampu memberikan kontribusi perubahan yang signifikan pada kondisi sosial di indonesia saat ini. Dan juga implementasi dari seorang mahasiswa ialah mempunyai keberanian dan ketulusan untuk melawan tirani.

Mahasiswa milenial tidak boleh mati moral apalagi menghilangkan jejak leluhur bangsa indonesia di dimensi perjuangan. Dimana mahasiswa harus sadar diri dengan mengedukasi masyarakat dengan keilmuan kita dan menunjukkan peran dan fungsi mahasiswa yang sebenarnya.

*Penulis adalah Ayu Latifah kader HMI Cabang Pamekasan Komisariat IAIN Madura

Tags: #OpiniHMI IAIN MaduraMahasiswa kemana?sosial control
Previous Post

FKI HMI IAIN Madura Konsisten Mengkaji Fenomena Sosial

Next Post

JMI Gelar Sosialisasi UU No. 7 Tahun 2011 Dengan DPR RI Dan Bank Indonesia

Related Posts

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?
Artikel

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?

April 6, 2026
Default

Menjaga Marwah Bhayangkara: Mengapa Independensi Polri Adalah Harga Mati

Januari 30, 2026
Opini

Menagih Janji di Balik Sepatu Bot Pramono: Mengapa Jakarta 2026 Masih Menjadi Kolam Raksasa?

Januari 24, 2026
Opini

Lumbung Pangan di Balik Jeruji: Saat Penjara Menyuplai Piring Rakyat

Januari 19, 2026
Opini

Mengakhiri Demokrasi Biaya Tinggi:
Pilkada Langsung Itu Gagal: Kenapa Kita Masih Takut Balik ke DPRD?

Januari 5, 2026
Opini

The Enforcer: Mengapa Publik Semakin Menaruh Kepercayaan pada Langkah Taktis Dasco?

Januari 1, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved