Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

FKI HMI IAIN Madura Konsisten Mengkaji Fenomena Sosial

by Visioner Indonesia
September 19, 2019
in Daerah, Pendidikan
Reading Time: 2min read
0
SHARES
62
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id – Forum Kajian Insan Cita (FKI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan Komisariat IAIN Madura tetap konsisten dalam mengkaji fenomena sosial. Dibuktikan, dengan digelarnya kajian yang mengangkat tema “Social Control: Mahasiswa Kemana?” di Depan Gedung Geleri Investasi IAIN Madura, Kamis, (19/09/19) sore.

Forum keilmuan yang dimulai dari jam 15.00 ini diisi langsung oleh Basri (Pengurus HMI Badko Jatim) dan dipandu oleh Abd Rosyid sebagai Moderator. Kajian ini dihadiri oleh Pengurus HMI IAIN Madura, Pengurus FKI HMI IAIN Madura dan diikuti oleh mahasiswa baru serta masyarakat umum.

Basri dalam penyampaian materinya mengungkapkan, mahasiswa hari ini harus sadar terhadapnya tugasnya sebagai agen kontrol sosial. Karena mahasiswa adalah maha atas kesiswaannya yang dipandang secara umum mampu melahirkan ide-ide dan gagasan yang luar biasa. “Mahasiswa sebagai penggerak motor perubahan dan kepedulian serta keberpihakan terhadap masyarakat.” Tutur Basri dengan nada lantang.

Basri juga mengatakan, mahasiswa sebagai kontrol sosial harus mampu bersikap kritis terhadap apa yang terjadi di kampus dan pemerintah. “Upaya kritis itu tidak hanya melakukan aksi demonstrasi yang anarkis atau bakar ban yang membuat jalan macet berkilo-kilo, tapi bisa dilakukan juga dengan cara menulis, bermusyawarah atau dengan cara demonstrasi yang tidak memberikan masalah terhadap orang lain.” Sambungnya.

Sementara itu, Ayu Latifah (KPI/5) Ketua Divisi Ke-Mahasiswaan FKI mengatakan, diangkatnya tema dalam kajian ini karena semakin minimnya mahasiswa yang melaksanakan tugasnya sebagai agen kontrol sosial. “Tujuan saya, karna melihat fenomena sosial sekitar yang minim tersentuh suara mahasiswa. Karna eksistensinya tahun milenial ini seharusnya dijadikan kesempatan sebaik mungkin untuk mengasah kepekaan sosial bukan malah mematikan suaranya sendiri. Banyak mahasiwa yang hanya public figur alamamater tanpa peran dan fungsi yang disadari.” Ungkap Ayu.

Lebih lanjut Ayu menambahkan, dengan diadanya kajian ini semoga mahasiswa bisa lebih aktif dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Agen of Social Control. “Harapannya saya ingin mahasiswa sadar terhadap tri darma perguruan tingginya beserta peran-perannya, bukan hanya berpolitik praktis yang di geluti, tapi benar-benar bisa mengontrol apa seharusnya fungsi dan perannya.” Tandasnya.

Kajian ini mendapatkan respond positif dari Fathor Rohman Hidayat sebagai salah satu audience. Ia menilai, penyampaian materi sangat bagus dan jelas. “Selama saya mendengarkan tadi sebagai audiece, penyampaian pemateri luar biasa. Saya terkesan dengan semangatnya. Sangat bersinergi dan mampu menghidukan forum, tidak tegang tapi kondusif.” Jelas mahasiswa PAI itu.

Diketahui, Forum Kajian Insan Cita Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pamekasan Komisariat IAIN Madura ini melaksanakan kajian rutinitas dua kali dalam seminggu, yakni setiap hari senin dan kamis sore. (Sin/haz)

Tags: Fenomena sosialFKI HMI IAIN MaduraHMI Pamekasan
Previous Post

APJII dan SCI Gelar Ajang Miss Internet Indonesia 2019

Next Post

Social Control: Mahasiswa Kemana?

Related Posts

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus
Daerah

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

April 26, 2026
Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026
Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu
Daerah

Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu

Maret 18, 2026
Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita
Daerah

Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita

Maret 17, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

TERPOPULER

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved