Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Doli : I’tikad baik kesungguhan elit golkar dipertanyakan.

by Aulia Rachman Siregar
Maret 29, 2016
in Peristiwa
Reading Time: 1min read
Doli : I’tikad baik kesungguhan elit golkar dipertanyakan.

Jakarta, IndonesiaVisioner- Persiapan Munas Golkar sampai saat ini terkesan jalan di tempat. Penyusunan kepengurusan DPP versi Munas Bali yang direvisi dengan mengakomodir kubu Munas Ancol juga belum ada hasilnya.

Kondisi ini membuat inisiator Generasi Muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia merasa resah. Pasalnya, semakin hari Golkar semakin tertinggal oleh partai-partai lain.

“Menurut saya Golkar telah membuang waktu dalam upaya mencapai puncak momentum rekonsiliasi serta konsolidasi mempersiapkan dirinya untuk bangkit kembali secara cepat. Di tengah partai lain sudah mempersiapkan diri menghadapi agenda-agenda politik baik nasional maupul lokal, seperti pilkada serentak 2017, Golkar senyap seakan tidak ada aktivitas politik yg berarti akhir-akhir ini,” kata Doli saat dikonfirmasi visioner, Selasa (29/3).

Menurutnya, kesepakatan Munas seharusnya sudah dimulai dari Rapimnas DPP PG Bali. Kemudian dikeluarkannya SK Kemenkumham kepada DPP PG Riau sebagai cerminan kepengurusan rekonsiliasi dan kepengurusan penyelenggara Munas sudah sangat cukup untuk dilanjutkan kepada penetapan tanggal dan pembentukan panitia penyelenggara Munas.

“Tapi yang perlu dipertanyakan kembali kepada kita semua, terutama kepada para pemimpin kita, tentang itikad baik dan kesungguhan kita untuk bersatu, menyelesaikan secara tuntas perselisihan dengan segala dampaknya terutama ke daerah selama ini, melalui komitmen untuk melaksanakan Munas sesegera mungkin, seperti yang sudah diketahui secara luas oleh publik,” ujarnya.

Wasekjend DPP PG Riau ini menyebutkan bahwa putusan MA tentang Jakarta Utara seharusnya tidak menjadi penghambat. Sebab, semua komit dengan kesepakatan politik yang telah diambil sejauh ini.

“Kalau putusan itu bisa disinkronkan dan ikut mendukung proses yang sudah berjalan, itu bisa saja diterima. Namun bila sebaliknya, putusan itu malah bisa menimbulkan masalah baru dan menghentikan proses persiapan Munas rekonsiliatif, tentu harus diabaikan. Toh kita semua sesungguhnya sudah punya basis kesepakatan politik dan legalitas formal dari pemerintah dengan dikeluarkannya SK DPP PG Riau oleh Kemenkumham,” jelasnya.

(Jasn/Jsn)

Previous Post

Jiwa besar Marshanda “ayah seorang pengemis”

Next Post

Saham menyoroti transaksi nilai (hedging) BUMN

Related Posts

Peristiwa

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Agustus 21, 2026
Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk
Peristiwa

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Agustus 21, 2026
Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir
Daerah

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Agustus 19, 2026
Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026
Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”
Peristiwa

Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”

Agustus 18, 2026
Momen Kebersamaan Pasca Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung BRP
Peristiwa

Momen Kebersamaan Pasca Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung BRP

Agustus 17, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved