Nusa Dua, IndonesiaVisioner- Setya Novanto berhasil memenangkan perebutan ketua umum (ketum) Partai Golkar setelah meraih sebanyak 227 suara pemilih dari 554 suara dalam Munaslub Partai Golkar di Nusa Dua, Bali.
Suara Novanto menandingi Ade Komaruddin yang memperoleh 173 suara. Sebenarnya, Ade dapat melanjutkan kompetisi pemilihan putaran kedua karena perolehan suaranya mencapai syarat 30 persen.
Namun saat akan dibahas tata cara pemilihan putaran ke dua, Caketum Nomor 8 Syahrul Yasin Limpo naik ke podium mengharapkan Ade menerima hasil pemilihan satu putaran.
“Rasanya kami berdelapan cair-cair saja, dan ini sudah dibimbing pak ARB dengan cara seperti ini. Karena itu kalau ini kita anggap sebagai hal yang maksimal, saya kira tidak perlu lagi kita teruskan,” kata Sahrul dalam arena Munaslub, Selasa (17/5/2016), di Nusa Dua, Badung, Bali.
Setelah, Syahrul mengakhiri pendapatnya, Ade kemudian menyampaikan pidato bahwa dirinya menerima pemilihan cukup satu putaran.
“Saya kira, saya lebih muda dari pak Novanto, masih ada kesempatan saya kedepan menjadi ketua umum. Saya dan rekan-rekan akan memberikan suport untuk kebesaran Partai Golkar,” ujar Ade disambut tepuk tangan para peserta.
Usai mendengar pernyataan Ade, nampak mata Setya Novanto berkaca-kaca. Keduanya kemudian saling memeluk penuh persahabatan. Usai Munaslub membacakan surat keputusan Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar, seluruh kader lintas pendukung 8 Caketum Golkar kembali berangkulan. (Jasn/Vis)


