Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Unjuk Rasa GPN, Desak Bubarkan LPCI.

by Visioner Indonesia
Maret 13, 2019
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
Unjuk Rasa GPN, Desak Bubarkan LPCI.

JAKARTA – Massa aksi yang terorganisir dalam Gerakan Pemuda Nusantara mendatangi kantor pusat Aktivitas, Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) di Menara Mandiri Jakarta Pusat, Senin 11 Maret 2019, (kemarin).

Massa aksi yang menunggangi mobil sound dan Simpul simpul pergerakan aksi tersebut, menuntut dengan tegas beberapa poin penting,

1. Mendesak Kepolisian RI ” Polda Metro Jaya” Agar segera menangkap Sdra. Teten Indra yang sudah tersangka dalam kasus Kopjaganti dan Travel umroh karena perbuatannya sebagai Ketum Yayasan LPCI dan kawan-kawannya telah merugikan banyak orang.

2. Mendesak BPK, KPK dan Jaksa segera menangkap Sesmenko Polhukam yang telah mengeluarkan surat Dengan Nomor: B-173.00.00/1/2108. kepada Yayasan LPCI yang di duga untuk mendukung semua kejahatan Yayasan LPCI ” Teten Indra

3. Mendesak Menko Polhukam menindak tegas Sesmenko Polhukam dan orang-orangnya yang terlibat dalam kasus pungli Yayasan LPCI yang merugikan Kontrak tidak pemerintah Daerah dengan Adanya Surat yang di keluarkan oleh Sesmenko Polhukam yang seakan akan sebagai Jaminan untuk Yayasan LPCI melakukan kejahatan .

4. Mendesak Menko Polhukam untuk segera membubarkan Yayasan LPCI.

5. Mendesak BPK RI untuk segera mengaudit Yayasan LPCI yang di duga kejahatan nya telah melibatkan para oknum ASN dari beberapa kementerian

Mengawali orasinya, Kordinator Lapangan Rifki menyebutkan, Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) diduga sebagai lembaga yang sengaja dibentuk untuk kebohongan Birokrasi untuk kepentingan Semata. Sebagai sumber pokok YLPCI sengaja di tiadakan nama Yayasannya dan hanya di sebutkan LPCI olehnya itu kami menduga itu adalah penyalagunaan nama LPCI untuk kepentingan Pribadi.

“Kami menduga kuat soal penyebutan nama lembaga saja sudah mulai ada penggelapan dan ketidak konsistenan lembaga sudah tentu akan berimplikasi terhadap kerja dan kepercayaan publik” Ujarnya.

Selain itu, Rifki juga menyampaikan, kecemasan terhadap pimpinan LPCI, Teten Indra yang memiliki rekam jejak yang buruk. Dalam perjalanan kepemimpinan dia sebelumnya memimpin lembaga-lembaga seperti Travel Umroh dan Haji Indonesia kemudian KOPJA-GANTI yang di nilai tidak kredibel dan kompeten.

“Berdasarkan historis Ketua YLPCI, Saudara Teten Indra yang dulunya menjabat sebagai Ketua Umum Kopja Ganti Travel Umroh dan Haji Indonesia yang melakukan kasus penipuan program Ilegal sehingga mengakibatkan kerugian Pemerintah Daerah Se-Indonesia. Dengan beberapa programnya dapat mencaplok Nama Baik PDIP dengan Puan Maharani. Dan beberapa kasus di Trevel Umroh dan Haji Indonesia yang mengakibatkan kerugian PNS se-Indonesia sehingga dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

“Sumber yang kami temui dari Media Online bahwa terdapat keterangan langsung dari kontraktor yang tidak mendapatkan kegiatan Indonesia Terang, karena didalamnya ada permintaan komitmen ke kontraktor. maka kami menduga semua kegiatan Pekerjaan yang sudah dikerjakan sebelumnya ada muatan pungutan liar (PUNGLI) terhadap Pihak Kontraktor” tuturnya.

Setelah berorasi, Pihak LPCI langsung meminta delegasi untuk melakukan hearing tertutup. Massa aksi mengutus kordinator lapangan, dan dua teman untuk masuk beraudiensi, begini hasil audiensnya.

“Berdasarkan hasil audiens kami dengan pihak LPCI yang di wakili oleh Pak Dafi mengatakan, bahwa semua kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelumnya, sumber dana bukan berasal dari perusahaan swasta, nasional dan multinasional. Namum, sumber dananya dari kontraktor dengan bukti video singkat kami pada saat Audiens. Lebih anehnya para anggota Staf LPCI tidak mengetahui latar belakang ketua YLPCI, teten Indra sendiri dikutip dari pak Dafi staf YLPCI.” Ungkap korlap.

Previous Post

GEMPA – Mendagri Pertimbangkan Malik Mahmud Sebagai Wali Nanggroe Aceh

Next Post

Netralitas ASN Digadaikan Demi Kepentingan Politik Caleg. Muhammad Iskandar Zulkarnain “MI & Rudi Mas’ud Langgar Kode Etik ASN”

Related Posts

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”
Lifestyle

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Agustus 27, 2026
Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet
Peristiwa

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Agustus 25, 2026
Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas
Peristiwa

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

Agustus 24, 2026
90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”
Daerah

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”

Agustus 23, 2026
BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi
Daerah

BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi

Agustus 23, 2026
Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan
Peristiwa

Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Menkes Budi Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Atasi Krisis Dokter Gigi

Sidang Banding Terakhir, Nadiem Harap Hakim Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari, Penyidikan Kasus Imigrasi Berlanjut

Massa AMPB Bubar Usai Dapat Komitmen DPR: “Sampai Bertemu Desember!”

“Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

TERPOPULER

Kepala BGN Apresiasi Inovasi Detektor Makanan Basi dari BRIN: “Kami Butuh Alat Ini!”

Menkes Budi Siapkan Insentif Rp30 Juta untuk Atasi Krisis Dokter Gigi

Sidang Banding Terakhir, Nadiem Harap Hakim Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 30 Hari, Penyidikan Kasus Imigrasi Berlanjut

Massa AMPB Bubar Usai Dapat Komitmen DPR: “Sampai Bertemu Desember!”

“Saya Mau Jadi Warga NU!” Prabowo Minta KTA ke Gus Yahya, Janji Datang Lagi di Penutupan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved