Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Unjuk Rasa GPN, Desak Bubarkan LPCI.

by Visioner Indonesia
Maret 13, 2019
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
Unjuk Rasa GPN, Desak Bubarkan LPCI.
0
SHARES
170
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Massa aksi yang terorganisir dalam Gerakan Pemuda Nusantara mendatangi kantor pusat Aktivitas, Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) di Menara Mandiri Jakarta Pusat, Senin 11 Maret 2019, (kemarin).

Massa aksi yang menunggangi mobil sound dan Simpul simpul pergerakan aksi tersebut, menuntut dengan tegas beberapa poin penting,

1. Mendesak Kepolisian RI ” Polda Metro Jaya” Agar segera menangkap Sdra. Teten Indra yang sudah tersangka dalam kasus Kopjaganti dan Travel umroh karena perbuatannya sebagai Ketum Yayasan LPCI dan kawan-kawannya telah merugikan banyak orang.

2. Mendesak BPK, KPK dan Jaksa segera menangkap Sesmenko Polhukam yang telah mengeluarkan surat Dengan Nomor: B-173.00.00/1/2108. kepada Yayasan LPCI yang di duga untuk mendukung semua kejahatan Yayasan LPCI ” Teten Indra

3. Mendesak Menko Polhukam menindak tegas Sesmenko Polhukam dan orang-orangnya yang terlibat dalam kasus pungli Yayasan LPCI yang merugikan Kontrak tidak pemerintah Daerah dengan Adanya Surat yang di keluarkan oleh Sesmenko Polhukam yang seakan akan sebagai Jaminan untuk Yayasan LPCI melakukan kejahatan .

4. Mendesak Menko Polhukam untuk segera membubarkan Yayasan LPCI.

5. Mendesak BPK RI untuk segera mengaudit Yayasan LPCI yang di duga kejahatan nya telah melibatkan para oknum ASN dari beberapa kementerian

Mengawali orasinya, Kordinator Lapangan Rifki menyebutkan, Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) diduga sebagai lembaga yang sengaja dibentuk untuk kebohongan Birokrasi untuk kepentingan Semata. Sebagai sumber pokok YLPCI sengaja di tiadakan nama Yayasannya dan hanya di sebutkan LPCI olehnya itu kami menduga itu adalah penyalagunaan nama LPCI untuk kepentingan Pribadi.

“Kami menduga kuat soal penyebutan nama lembaga saja sudah mulai ada penggelapan dan ketidak konsistenan lembaga sudah tentu akan berimplikasi terhadap kerja dan kepercayaan publik” Ujarnya.

Selain itu, Rifki juga menyampaikan, kecemasan terhadap pimpinan LPCI, Teten Indra yang memiliki rekam jejak yang buruk. Dalam perjalanan kepemimpinan dia sebelumnya memimpin lembaga-lembaga seperti Travel Umroh dan Haji Indonesia kemudian KOPJA-GANTI yang di nilai tidak kredibel dan kompeten.

“Berdasarkan historis Ketua YLPCI, Saudara Teten Indra yang dulunya menjabat sebagai Ketua Umum Kopja Ganti Travel Umroh dan Haji Indonesia yang melakukan kasus penipuan program Ilegal sehingga mengakibatkan kerugian Pemerintah Daerah Se-Indonesia. Dengan beberapa programnya dapat mencaplok Nama Baik PDIP dengan Puan Maharani. Dan beberapa kasus di Trevel Umroh dan Haji Indonesia yang mengakibatkan kerugian PNS se-Indonesia sehingga dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

“Sumber yang kami temui dari Media Online bahwa terdapat keterangan langsung dari kontraktor yang tidak mendapatkan kegiatan Indonesia Terang, karena didalamnya ada permintaan komitmen ke kontraktor. maka kami menduga semua kegiatan Pekerjaan yang sudah dikerjakan sebelumnya ada muatan pungutan liar (PUNGLI) terhadap Pihak Kontraktor” tuturnya.

Setelah berorasi, Pihak LPCI langsung meminta delegasi untuk melakukan hearing tertutup. Massa aksi mengutus kordinator lapangan, dan dua teman untuk masuk beraudiensi, begini hasil audiensnya.

“Berdasarkan hasil audiens kami dengan pihak LPCI yang di wakili oleh Pak Dafi mengatakan, bahwa semua kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelumnya, sumber dana bukan berasal dari perusahaan swasta, nasional dan multinasional. Namum, sumber dananya dari kontraktor dengan bukti video singkat kami pada saat Audiens. Lebih anehnya para anggota Staf LPCI tidak mengetahui latar belakang ketua YLPCI, teten Indra sendiri dikutip dari pak Dafi staf YLPCI.” Ungkap korlap.

Previous Post

GEMPA – Mendagri Pertimbangkan Malik Mahmud Sebagai Wali Nanggroe Aceh

Next Post

Netralitas ASN Digadaikan Demi Kepentingan Politik Caleg. Muhammad Iskandar Zulkarnain “MI & Rudi Mas’ud Langgar Kode Etik ASN”

Related Posts

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter
Peristiwa

Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter

April 6, 2026
Daerah

BPBD DKI Laporkan 5 RT Terendam Banjir Rob di Kepulauan Seribu

Januari 4, 2026
Daerah

Gubernur ajak warga jaga kerukunan beragama ciptakan Papua harmonis

Januari 4, 2026
Peristiwa

Minggu, BMKG: Cuaca berawan hingga hujan terjadi di mayoritas RI

Januari 4, 2026
Peristiwa

Program Servis Motor Gratis Polri untuk Korban Banjir Sumatra Tuai Apresiasi dari Masyarakat

Desember 30, 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

TERPOPULER

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved