Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

by Visioner Indonesia
Agustus 24, 2026
in Luar Negeri
Reading Time: 2min read
Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Visioner, 24 Agustus 2026 – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang setiap tahun dirayakan dengan meriah di berbagai negara Muslim, nyaris tidak terlihat di Arab Saudi. Hal ini bukan karena mereka tidak mencintai Rasulullah, tetapi didasari oleh perbedaan pandangan keagamaan yang telah mengakar di Kerajaan Saudi.

Perbedaan utama terletak pada interpretasi tentang apa yang termasuk dalam ajaran agama (ibadah) dan apa yang merupakan tradisi atau budaya (adat). Berikut adalah alasan utama di balik sikap Arab Saudi mengenai peringatan Maulid Nabi:

  1. Keyakinan bahwa Maulid Adalah Bid’ah

Pandangan resmi di Arab Saudi, yang didasarkan pada interpretasi ketat dari Al-Qur’an dan Hadits, menganggap perayaan Maulid sebagai bid’ah (inovasi dalam agama). Mereka berpendapat bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri tidak pernah memerintahkan atau merayakan hari kelahirannya, dan para sahabat serta generasi awal umat Islam (salaf) juga tidak melakukannya. Oleh karena itu, dianggap sebagai tambahan dalam agama yang tidak memiliki landasan.

  1. Menghindari Penyerupaan dengan Perayaan Non-Muslim

Ada kekhawatiran bahwa merayakan hari kelahiran Nabi secara khusus bisa menyerupai tradisi perayaan ulang tahun atau hari kelahiran tokoh penting dalam agama lain. Prinsip ini sejalan dengan keinginan untuk menjaga kemurnian ajaran Islam dari pengaruh budaya luar.

  1. Islam Sudah Memiliki Perayaan Dua Hari Raya

Dalam pandangan mereka, Islam telah menetapkan dua hari raya besar (Idul Fitri dan Idul Adha) sebagai hari perayaan dan kegembiraan. Merayakan hari-hari lain sebagai hari raya keagamaan dianggap sebagai tambahan yang tidak perlu.

  1. Peringatan Itu Setiap Hari, Bukan Hanya Satu Hari

Meskipun tidak merayakan Maulid, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW diwujudkan dengan cara yang berbeda, yaitu melalui mengikuti sunnah, membaca shalawat, dan mempelajari sirah (kehidupan) Nabi sepanjang tahun, bukan hanya pada satu hari tertentu.

Respons Dunia Islam dan Tradisi Lokal

Perbedaan pandangan ini bukanlah hal baru dan telah berlangsung lama dalam sejarah Islam. Mayoritas umat Islam di Indonesia, misalnya, merayakan Maulid sebagai bentuk ekspresi kecintaan dan syiar Islam yang telah menjadi tradisi turun-temurun, yang kaya dengan nilai-nilai budaya lokal. Pada akhirnya, perbedaan ini menjadi bagian dari kekayaan khazanah pemikiran dalam Islam mengenai bagaimana menghormati dan mencintai Nabi Muhammad SAW.


Previous Post

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Next Post

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Related Posts

Asap Karhutla Kepung Negara Tetangga, Indonesia Perkuat Diplomasi dan Penanganan Darurat
Luar Negeri

Asap Karhutla Kepung Negara Tetangga, Indonesia Perkuat Diplomasi dan Penanganan Darurat

Agustus 23, 2026
Putin Sebut Akan Temui Prabowo di Vladivostok Awal September
Luar Negeri

Putin Sebut Akan Temui Prabowo di Vladivostok Awal September

Agustus 22, 2026
Iran: Sanksi Baru AS adalah Terorisme Ekonomi dan Kejahatan Kemanusiaan
Luar Negeri

Iran: Sanksi Baru AS adalah Terorisme Ekonomi dan Kejahatan Kemanusiaan

Agustus 22, 2026
Pertemuan Sugiono-Wang Yi di Vientiane, Berpotensi Bahas Bantuan Gempa NTT
Luar Negeri

Pertemuan Sugiono-Wang Yi di Vientiane, Berpotensi Bahas Bantuan Gempa NTT

Agustus 22, 2026
Kabut Asap Kiriman RI Kepung Sarawak, Malaysia Tutup 591 Sekolah!
Luar Negeri

Kabut Asap Kiriman RI Kepung Sarawak, Malaysia Tutup 591 Sekolah!

Agustus 22, 2026
Kabut Asap Karhutla Kepung Sarawak, Malaysia Adukan Indonesia ke ASEAN
Luar Negeri

Kabut Asap Karhutla Kepung Sarawak, Malaysia Adukan Indonesia ke ASEAN

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Rekening Donasi Demo 27 Agustus Diblokir, Warga Mengeluh: “Kami Salah Apa?” Jangan Asal Blokir!

Isu Hijab di Unhan Viral, Kemhan Beri Bantahan dan Evaluasi Aturan

TERPOPULER

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Rekening Donasi Demo 27 Agustus Diblokir, Warga Mengeluh: “Kami Salah Apa?” Jangan Asal Blokir!

Isu Hijab di Unhan Viral, Kemhan Beri Bantahan dan Evaluasi Aturan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved